10 Penyebab Bau Hidung Tak Sedap dan Langkah Medis yang Perlu Dilakukan
Gangguan bau busuk yang dirasakan dari hidung bukan selalu dari lingkungan, melainkan bisa tanda masalah kesehatan internal seperti sinusitis, polip, atau gangguan saraf.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 22.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Bau tak sedap yang terasa berasal dari hidung sendiri bisa menjadi tanda adanya ketidakseimbangan fisiologis di saluran pernapasan. Meskipun lingkungan seperti sampah atau makanan basi sering menjadi penyebab bau, kondisi ini bisa muncul tanpa pemicu eksternal. Hal ini mengindikasikan kemungkinan adanya gangguan pada rongga hidung, sinus, mulut, atau sistem saraf. Salah satu kondisi yang sering muncul adalah phantosmia, yaitu persepsi bau yang tidak ada secara nyata, seperti bau asap, makanan terbakar, atau bau kimia.
Penyebab utama bau busuk dari hidung meliputi sinusitis kronis, di mana peradangan pada sinus menyebabkan penumpukan lendir dan pembengkakan. Gejala lain seperti nyeri wajah, hidung tersumbat, dan penurunan kemampuan mencium menjadi petunjuk penting. Polip hidung juga berperan, karena tumbuhannya dapat mengganggu aliran udara dan menyebabkan persepsi bau aneh. Kondisi ini bisa berlangsung lama dan memerlukan evaluasi dokter THT untuk penanganan yang tepat.
Ozena atau rinitis atrofi, yaitu kondisi kronis yang membuat rongga hidung kering dan terbentuk kerak, juga menjadi penyebab bau tidak sedap. Kerak ini menumpuk dan membusuk, menghasilkan aroma yang menetap. Selain itu, postnasal drip—aliran lendir dari hidung ke tenggorokan—juga dapat menyumbang, meski lebih sering dikaitkan dengan iritasi tenggorokan daripada bau langsung. Akan tetapi, jika disertai aroma menyengat, perlu dicari penyebab lain.
Masalah di mulut, seperti gigi berlubang, penyakit gusi, atau batu amandel, menjadi sumber utama bau napas yang terasa dari hidung. Bakteri dan sisa makanan yang menumpuk di sela gigi atau di dalam amandel menghasilkan senyawa berbau. Merokok juga berkontribusi signifikan, tidak hanya menimbulkan aroma tembakau, tetapi juga memperparah risiko penyakit gusi dan mengganggu keseimbangan bakteri di mulut.
Terakhir, beberapa kondisi medis sistemik seperti gangguan metabolisme atau penyakit hati dapat memengaruhi aroma napas. Meskipun jarang, bau aneh yang terus-menerus tanpa pemicu jelas harus diteliti lebih lanjut. Jika bau busuk dirasakan secara persisten, terlepas dari kebiasaan makan atau lingkungan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter spesialis THT atau dokter gigi untuk penegakan diagnosis dan terapi yang tepat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Thailand Perpendek Masa Bebas Visa Jadi 30 Hari Mulai 2026
Rabu, 9 September 2026, 15.45 WITA

Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya
Rabu, 9 September 2026, 15.44 WITA

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA


