105 Tutor PKBM Bitung Belum Terima Honor Dua Tahun
Anggota DPRD Bitung mendesak pemerintah segera menyelesaikan pembayaran honor 105 tutor PKBM yang belum dibayar selama hampir dua tahun, menekankan hak dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.45 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Bitung kini dihadapkan pada tuntutan tegas dari anggota Komisi I DPRD terkait penunggakan pembayaran honor bagi 105 tutor Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Sejak hampir dua tahun lalu, para tutor tersebut tidak menerima kompensasi rutin, meski tetap menjalankan tugas mendukung program pendidikan masyarakat di berbagai wilayah. Kondisi ini memicu keprihatinan serius dari perwakilan legislatif yang menilai penundaan pembayaran telah menimbulkan dampak nyata terhadap kesejahteraan para tenaga pendidik.
Devie Honce Barakati, anggota Komisi I DPRD Bitung, menyatakan bahwa sebagian dari para tutor hanya menerima dana operasional sebesar Rp400.000 dari Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), sementara honor resmi mereka tetap tertunda. Ia menekankan bahwa pendapatan tersebut bukan hanya hak, tetapi juga bentuk pengakuan atas kontribusi nyata yang diberikan tutor dalam menjangkau masyarakat yang belum terakses pendidikan formal.
Barakati menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan menyangkut aspek kemanusiaan dan keadilan sosial. Ia meminta pemerintah kota segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan tunggakan tersebut, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi para tutor yang bergantung pada pendapatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa pemerintah memiliki kewajiban moral dan hukum untuk memastikan hak tenaga pendidik terpenuhi, terutama yang bekerja di tingkat dasar dan melayani masyarakat rentan. Penyelesaian masalah ini, menurutnya, akan menjadi indikator nyata dari komitmen pemerintah terhadap kualitas layanan publik dan perlindungan terhadap tenaga kerja non-PNS di sektor pendidikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026

Ubed Siap Laga Penentu di Final French Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, melangkah ke final French Open 2026 setelah menaklukkan unggulan Prancis dalam pertandingan sengit tiga gim.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

