13 BPR Ditutup, Dana Nasabah Jaminan LPS Cair dalam 5 Hari
LPS menegaskan dana nasabah dari 13 BPR yang ditutup akan dikembalikan maksimal lima hari setelah pengambilalihan, termasuk bunga hingga Rp2 miliar.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 20.28 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menegaskan bahwa seluruh dana nasabah yang masuk dalam skema penjaminan dari 13 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang ditutup pada tahun ini akan diproses pembayarannya secara cepat. Proses pencairan dilakukan paling lambat lima hari sejak LPS resmi mengambil alih operasional bank dan tim likuidasi ditetapkan. Dalam kondisi ini, nasabah yang dana simpanannya tidak melebihi batas penjaminan akan menerima seluruh pokok dan bunga yang menjadi haknya, termasuk yang mencapai maksimal Rp2 miliar per nasabah.
Pembayaran langsung dilakukan karena LPS telah memiliki data nasabah yang akurat dan lengkap sebelum proses pengambilalihan. Sistem yang sudah terintegrasi memungkinkan pencairan dana tanpa penundaan, selama nasabah memenuhi kriteria penjaminan. “Setelah kami ambil alih dan tim likuidasi ditetapkan, data sudah tersedia. Pembayaran langsung dilakukan tanpa menunggu proses verifikasi panjang,” jelasnya. Hal ini menjamin kepastian hak nasabah tanpa adanya kebocoran atau keterlambatan dalam penyaluran dana.
Namun, untuk nasabah yang dana simpanannya melebihi batas penjaminan, proses pengembalian dana akan lebih lama. Keterlambatan ini disebabkan oleh ketergantungan pada hasil likuidasi aset BPR, yang prosesnya bergantung pada tingkat pengembalian aset dan kondisi keuangan bank yang bermasalah. “Di atas batas penjaminan, prosesnya tergantung pada hasil likuidasi, dan itu memerlukan waktu lebih panjang,” ujar Anggito.
Masalah data yang tidak selalu mutakhir menjadi tantangan dalam proses resolusi. Banyak BPR yang masih menggunakan sistem pencatatan manual atau tidak terintegrasi, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara data lama dan real time. Untuk mengatasi hal ini, LPS berencana mewajibkan penggunaan sistem inti (core system) berbasis real-time melalui peraturan perundang-undangan. Dengan sistem ini, perubahan data dan pergerakan dana dapat dipantau secara langsung, mengurangi risiko kesalahan dan mempercepat penyelesaian kasus BPR bermasalah.
Tujuan utama dari penguatan sistem data adalah mempercepat dan memastikan akurasi proses penyelesaian BPR yang ditutup. Dengan data yang selalu up-to-date, LPS dapat menjamin hak nasabah secara efisien, terutama yang termasuk dalam skema penjaminan. Hal ini juga menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem perbankan, khususnya sektor BPR yang berperan vital dalam perekonomian daerah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

