24 Kru Diperiksa Usai Penganiayaan ABK di KM Maulana
Polres Pelabuhan Tanjung Priok periksa 24 orang terkait dugaan penganiayaan empat ABK pada kapal KM Maulana 23 yang beroperasi dari Jakarta Utara hingga Merauke.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 09.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah memeriksa 24 orang yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap empat anak buah kapal (ABK) di KM Maulana 23. Kapal tersebut berangkat dari Dermaga Muara Baru, Jakarta Utara, dan beroperasi di wilayah Pulau Aru hingga Merauke. Penyelidikan masih berlangsung, dan semua kru kapal yang berpotensi terlibat sedang diperiksa secara intensif.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, menyatakan bahwa proses penyidikan telah dimulai dan melibatkan seluruh pihak terkait. Ia menegaskan bahwa tidak ada yang dikecualikan dari pemeriksaan, termasuk awak kapal lain yang berada di lokasi kejadian. Penyidik juga memastikan bahwa semua bukti akan dikumpulkan secara lengkap untuk menjamin keadilan.
Dalam kasus terpisah, polisi mengungkap motif pembunuhan seorang balita berusia 11 bulan di Jatinegara, Jakarta Timur. Pelaku adalah ayah kandung korban yang diduga melakukan penganiayaan karena cemburu terhadap istri yang diduga melakukan percakapan dengan pria lain. Motif pelampiasan emosi tersebut ditemukan dari hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka.
Di wilayah lain, dua tersangka jambret berhasil ditangkap oleh Polsek Metro Gambir setelah melakukan aksi di 28 tempat kejadian perkara (TKP) di Jakarta Pusat. Tersangka NAR bertindak sebagai pelaku utama, sementara SS berperan sebagai penadah. Polisi mengungkap bahwa pelaku menggunakan sepeda motor sport jenis Kawasaki Ninja untuk memepet korban dan melarikan diri dengan kecepatan tinggi.
Polda Metro Jaya menekankan bahwa penanganan kasus penganiayaan ABK tetap berfokus pada pemulihan korban secara fisik maupun psikologis. Kepolisian menegaskan bahwa keadilan dan kesejahteraan korban menjadi prioritas utama, sejalan dengan komitmen memberikan pendampingan menyeluruh hingga proses hukum selesai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Agen Mata Uang Ilegal Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Konglomerat Zimbabwe Wicknell Chivayo dan istrinya meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter di sekitar Harare, menimbulkan kehebohan lantaran rekam jejak bisnis kontroversial dan keterlibatannya dalam proyek pemerintah besar.
6 Oktober 2026

FBI Tangkap Wanita Diduga Mata-Mata China yang Intai Keluarga Pemimpin Taiwan
Seorang perempuan asal California ditangkap FBI karena diduga mengumpulkan data sensitif dari keluarga presiden Taiwan dengan tujuan menyebarkan informasi ke pemerintah Tiongkok tanpa izin.
6 Oktober 2026

MK Akan Baca Putusan Gugatan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran
Mahkamah Konstitusi akan mengumumkan putusan perkara gugatan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres 2024 pada malam ini, 6 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB.
6 Oktober 2026

3 Kombes Pol Resmi Jadi Brigjen Pol Usai Promosi Kapolri
Tiga Komisaris Besar Polisi resmi naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi setelah dipromosikan oleh Kapolri dalam rotasi jabatan terbaru.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya
Aksi Protes Pelajar Prancis Picu Kericuhan dan Penutupan Sekolah
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.20 WITA

Yaman Mulai Operasi Militer Skala Besar Hadapi Houthi
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.17 WITA

DPR Minta Penyelidikan Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang Transparan
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.12 WITA

Kejagung Sita Pesawat Diduga Terkait Korupsi MBG, BNPB Bantah Kaitan
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.10 WITA

Polda Metro Jaya Periksa Kasus Penganiayaan Mahasiswa BEM UI di Tebet
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

Investasi AI Melampaui Era Rel dan Dotcom, Tapi Imbal Hasil Belum Jelas
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

KPK Perdalam Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri Unsoed
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

Paman Gubernur Dilantik Jadi Sekretaris Dinas di Sumut
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

