3 Bulan Jelang Akhir Tahun, Penyaluran Rumah Subsidi Capai 44%
Hingga 21 September 2026, realisasi penyaluran rumah subsidi FLPP baru mencapai 154.034 unit, masih jauh dari target 350.000 unit tahun ini.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kini menghadapi tantangan signifikan dalam mengejar pencapaian target penyaluran rumah subsidi sebanyak 350.000 unit hingga akhir 2026. Dalam evaluasi terbaru, realisasi hingga 21 September mencapai 154.034 unit, atau setara 44% dari target yang ditetapkan. Sisa waktu yang tersisa, sekitar tiga bulan, harus menutup kekurangan sekitar 196.000 unit, sebuah angka yang menuntut akselerasi besar dalam penyaluran.
Untuk mengatasi keterlambatan, pemerintah menekankan peran strategis Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dalam mempercepat proses penyaluran. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan urgensi kerja cepat dan terukur, menilai bahwa capaian saat ini belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah. Ia menyoroti pentingnya transparansi dan pemetaan realisasi yang akurat di setiap lini kerja.
Sebagai langkah konkret, pemerintah menyiapkan akad massal sebanyak 71.000 unit pada 17 Desember 2026 di Jawa Timur, menjadi fokus utama menutup sisa target tahun ini. Selain hunian tapak, pemerintah juga membuka peluang besar dari rumah susun subsidi, termasuk proyek strategis seperti Manggarai di Jakarta dan Meikarta di Cikarang, yang diharapkan mampu menopang penyaluran secara signifikan.
Maruarar menekankan bahwa percepatan tidak boleh mengorbankan prosedur dan akuntabilitas. Setiap langkah harus tetap berbasis aturan, dengan pencatatan yang rapi dan pengawasan ketat. Ia menilai bahwa kunci utama pencapaian target adalah kualitas SDM yang mampu menyelesaikan kendala secara efektif, proaktif, dan berorientasi hasil.
Pemerintah berharap seluruh kuota yang tersedia dapat tersalurkan secara tepat waktu kepada masyarakat berpenghasilan rendah sebelum tahun anggaran berakhir. Upaya ini bukan hanya soal angka, tetapi juga komitmen untuk menjamin akses perumahan layak bagi seluruh lapisan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Erin Wartia Laporkan Rieke Diah Pitaloka ke MKD atas Dugaan Overlap Kewenangan
Erin Wartia resmi melaporkan anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka ke MKD atas dugaan pelanggaran kode etik terkait intervensi dalam kasus hukum yang melibatkan mantan asistennya.
21 September 2026

Harmonisasi Hukum dan Kontrak ABK Jadi Fokus Reformasi Perlindungan Pekerja Migran
Anggota DPR RI menekankan perlunya sinkronisasi regulasi dan penegakan hukum serta penataan kontrak kerja ABK pasca-ratifikasi Konvensi ILO C188.
21 September 2026

Dua Korban KM Virgo Ditemukan di Pantai Seruyan Kalteng
Dua jasad diduga korban KM Virgo Transport 8 ditemukan di Pantai Seruyan, Kalteng, dalam upaya pencarian yang terus diperluas oleh Tim SAR Gabungan.
21 September 2026

Kebakaran di Pasar Mobil Kemayoran, 22 Unit Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam, dengan 22 unit mobil damkar dan 88 personel diterjunkan untuk memadamkan api.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

