4,3 Juta Mobil Listrik China Ditarik karena Gagang Darurat Sulit Ditemukan
Lebih dari 4,3 juta mobil listrik di China ditarik kembali akibat gagang pintu darurat yang sulit diakses saat kegagalan sistem, mengancam keselamatan penumpang dalam kecelakaan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 22.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak 4,3 juta unit mobil listrik yang beredar di pasar China kini tengah menjalani penarikan massal akibat risiko keselamatan terkait mekanisme gagang pintu darurat. Masalah ini ditemukan setelah sejumlah insiden kecelakaan dan kebakaran di mana penumpang terjebak di dalam kendaraan karena gagang pintu mekanis tidak dapat dioperasikan, terutama saat sistem kelistrikan gagal. Kejadian tersebut menjadi pemicu pengenaan aturan baru dan perbaikan mendesak dari sejumlah produsen otomotif.
Penarikan ini melibatkan sembilan merek, termasuk Tesla, Xiaomi, Leapmotor, Xpeng, dan Geely, dengan Tesla menjadi yang paling besar, menarik sekitar 2,98 juta unit. Perbaikan dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak jarak jauh (OTA) dan pemasangan label peringatan pada gagang pintu darurat. Untuk Tesla, sistem akan diperbaiki agar jendela otomatis turun setelah terjadi tabrakan, memudahkan evakuasi penumpang maupun penyelamat dari luar.
Produsen lain juga turut serta dalam proses penarikan. Xiaomi menarik sekitar 390 ribu unit, Leapmotor 371 ribu, dan Xpeng 264 ribu. Perbaikan mayoritas dilakukan tanpa perlu bongkar kendaraan, melalui pembaruan software dan penambahan informasi visual pada interior. Leapmotor menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen terhadap keselamatan pengguna, sesuai prosedur resmi recall yang dijalankan.
Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah China memperketat standar keselamatan kendaraan listrik. Mulai 2027, penggunaan gagang pintu tersembunyi akan dilarang, mengingat desain tersebut dinilai rentan menyulitkan akses darurat. Hal ini menandai pergeseran regulasi menyusul adanya kritik terhadap desain modern yang mengandalkan teknologi digital tanpa cadangan mekanis.
Dengan pendekatan berbasis OTA, biaya dan waktu perbaikan diperkirakan lebih rendah dibanding recall tradisional. Ahli industri menilai bahwa kemajuan teknologi memungkinkan penanganan masalah besar tanpa perlu menggerakkan kendaraan ke bengkel. Di sisi lain, regulator Amerika Serikat juga sedang mempertimbangkan standar serupa, meski belum ada laporan recall serupa dari produsen di pasar AS.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

