50 Juta Warga Desil 1-5 Dapat Bansos Langsung Lewat Rekening
Pemerintah siap salurkan bantuan sosial langsung ke 50 juta warga dari kelompok desil 1 hingga 5 melalui rekening bank mulai kuartal I 2027, didukung penghematan digitalisasi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 11.29 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah memastikan bahwa sebanyak 50 juta warga yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga 5 akan menerima bantuan sosial secara langsung ke rekening pribadi mereka. Keputusan ini merupakan bagian dari transformasi sistem perlindungan sosial yang berbasis digital, dengan arahan Presiden untuk mengalihkan subsidi dari produk ke bentuk tunai langsung kepada masyarakat miskin. Tujuan utamanya adalah menciptakan keadilan distribusi dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Pendanaan bantuan tersebut berasal dari hasil penghematan yang diperoleh melalui digitalisasi berbagai sektor pemerintahan. Menurut pernyataan resmi, potensi penghematan dari proses digitalisasi diperkirakan mencapai Rp1.200 triliun, meskipun angka ini masih dapat berubah tergantung evaluasi fiskal. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mendukung program perlindungan sosial tanpa mengurangi kualitas layanan publik.
Pengiriman bantuan akan dimulai pada kuartal pertama tahun 2027, dengan rekening bagi penerima bansos disiapkan secara mandiri oleh pemerintah. Sistem pendistribusian akan menggunakan Digital Public Infrastructure (DPI), yang mengintegrasikan identitas digital, pertukaran data antarinstansi, dan pembayaran digital. Verifikasi penerima akan dilakukan secara otomatis melalui biometrik wajah yang terhubung dengan data Dukcapil, serta mempertimbangkan informasi lain seperti kepemilikan kendaraan dan status sebagai ASN.
Masyarakat dapat memeriksa kelayakan penerimaan atau mengajukan bantuan secara mandiri melalui portal resmi pemerintah menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dengan mekanisme ini, pemerintah berharap dapat mengurangi kesalahan sasaran dan mempercepat penyaluran bantuan. Peluncuran sistem secara menyeluruh dijadwalkan pada Oktober 2024, sebagai bagian dari komitmen membangun sistem perlindungan sosial yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Pemerintah melatih 32 pejabat Kemenko Perekonomian di China untuk meningkatkan kapasitas negosiasi dalam perundingan ekonomi internasional demi capai target pertumbuhan 8% pada 2029.
11 September 2026

Harga Cabai Rawit Nasional Capai Rp81 Ribu per Kg, Pemerintah Akselerasi Distribusi
Harga cabai rawit nasional mencapai Rp81.052 per kg, didorong kemarau panjang dan serangan OPT, pemerintah segera mobilisasi stok dari daerah surplus melalui program FDP.
11 September 2026

Bantuan Pangan Beras Tersalurkan di Kediri untuk 251 Ribu Penerima
Pemerintah melalui Bulog dan Kemenko Pangan salurkan 7.542 ton beras untuk 251.412 penerima di Kabupaten Kediri, Juli-September 2026.
11 September 2026

KTT BRICS di New Delhi Jadi Ujian Kekompakan Global
KTT BRICS di New Delhi menjadi fokus dunia saat pemimpin Rusia, China, Iran, dan India bertemu di tengah ketegangan geopolitik dan tantangan ekonomi global.
11 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


