6 Bahan Alami Atasi Bau Tak Sedap di Kulkas
Enam bahan alami seperti bubuk kopi, cuka, lemon, garam, vanila, dan nanas efektif menetralkan bau tidak sedap dalam kulkas secara aman dan mudah diakses.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 09.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Bau tidak sedap yang menumpuk di dalam kulkas sering kali mengganggu kenyamanan penggunaan peralatan dapur. Aroma menyengat tersebut tidak hanya mengurangi kenyamanan saat membuka pintu kulkas, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas dan rasa makanan yang disimpan di dalamnya. Untuk mengatasi hal ini tanpa menggunakan bahan kimia keras, sejumlah panduan perawatan rumah tangga merekomendasikan penggunaan bahan-bahan alami yang tersedia di dapur.
Salah satu solusi paling sederhana adalah menggunakan bubuk kopi. Bahan ini memiliki sifat penyerap alami terhadap molekul bau, sehingga cukup menempatkannya di mangkuk terbuka atau dibungkus kain kasa dan ditempatkan di sudut kulkas yang aman. Dengan cara ini, kopi membantu menetralkan aroma tak sedap tanpa meninggalkan residu.
Selain kopi, campuran cuka dan baking soda juga efektif sebagai pembersih alami. Dengan mencampurkan dua sendok makan baking soda, seperempat cangkir cuka, dan seperempat cangkir air, lalu menyemprotkannya ke seluruh permukaan dalam kulkas, bakteri penyebab bau busuk dapat dikurangi secara signifikan. Setelah disemprot, lap hingga kering sebelum menghidupkan kulkas kembali.
Aroma lemon segar juga mampu menyamarkan bau tak sedap secara alami. Setelah kulkas dibersihkan, air perasan lemon bisa disemprotkan ke dinding dan rak, lalu dilap hingga kering. Selain menyegarkan, kandungan asam alami pada lemon membantu membunuh bakteri kecil. Sementara itu, larutan garam hangat dapat digunakan untuk membersihkan noda dan menyegarkan interior kulkas, dengan cara mencelupkan kain bersih ke dalam larutan dan mengusap seluruh permukaan.
Untuk sentuhan aroma yang lembut, minyak esensial vanila bisa ditempatkan di kain kasa dan diletakkan di sudut kulkas. Aroma vanila yang hangat dan menyenangkan membantu menutupi bau tak sedap tanpa mengganggu makanan. Terakhir, potongan nanas segar dapat digunakan untuk menetralkan bau tajam dari makanan tertentu. Letakkan potongan nanas di tengah wadah makanan yang disimpan, lalu tutup rapat dengan plastik atau aluminium foil, dan konsumsi dalam waktu aman.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


