6 Kebiasaan Finansial Sederhana untuk Kesehatan Keuangan
OJK mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, menerapkan enam kebiasaan sederhana untuk mengelola keuangan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 19.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pengelolaan keuangan yang sehat tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Menurut OJK, langkah-langkah kecil seperti mencatat pengeluaran setiap hari dapat menjadi fondasi penting dalam membangun kedisiplinan finansial. Dengan memantau setiap rupiah yang keluar, individu dapat mengidentifikasi pola pengeluaran yang tidak perlu dan menyesuaikannya dengan pendapatan bulanan secara realistis.
Pembedaan antara kebutuhan dan keinginan menjadi kunci utama dalam pengambilan keputusan keuangan. OJK menekankan pentingnya memberi jeda sebelum melakukan pembelian yang bersifat non-esensial. Dengan menunda keputusan selama beberapa hari, seseorang dapat menilai apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya sekadar dorongan emosional. Kebiasaan ini membantu mencegah pengeluaran impulsif yang dapat merusak anggaran.
Pengeluaran kecil yang berulang, seperti minuman di luar atau langganan layanan digital yang jarang digunakan, bisa menumpuk dalam waktu singkat. Meski nilainya kecil, frekuensi pengeluaran yang tinggi membuat dampak signifikan terhadap kesehatan keuangan. Masyarakat diminta mengevaluasi setiap pengeluaran kecil dan memilih yang benar-benar memberi nilai, sementara yang tidak perlu dikurangi atau dihentikan.
Pembagian anggaran ke dalam periode mingguan membantu menghindari pemborosan di akhir bulan. Dengan menetapkan batas belanja harian atau mingguan, individu dapat lebih mudah memantau perkembangan pengeluaran dan menghindari keterlambatan pembayaran tagihan atau kebutuhan mendesak. Studi dari CFPB menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam membantu masyarakat menjaga konsistensi anggaran.
Menabung sejak awal bulan, segera setelah menerima pendapatan, menjadi strategi yang direkomendasikan. Mengalokasikan sebagian uang untuk tabungan sebelum digunakan untuk kebutuhan lain mencegah kebiasaan "menabung sisa". Tabungan juga dapat dipisahkan berdasarkan tujuan, seperti dana darurat, pendidikan anak, atau perencanaan masa depan. Konsistensi dalam menabung akan membangun ketahanan finansial jangka panjang.
Sistem tabungan otomatis menjadi solusi bagi yang kesulitan disiplin. Banyak lembaga keuangan menyediakan fitur transfer otomatis dari rekening transaksi ke tabungan secara berkala. Dengan cara ini, uang ditahan sejak awal dan tidak mudah terpakai untuk hal lain. OJK menegaskan bahwa kebiasaan kecil yang diterapkan secara konsisten akan membentuk pola finansial yang stabil dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Dokter spesialis anak menekankan pentingnya deteksi dini gejala iritasi pernapasan pada anak akibat paparan abu vulkanik, terutama pada yang memiliki riwayat asma atau alergi.
9 September 2026

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Paparan abu vulkanik sering memicu iritasi saluran napas, termasuk gatal dan batuk; berikut cara alami meredakannya secara efektif.
9 September 2026

Warga 17 Tahun Dapat Rekening Otomatis Disertai Dana Awal Rp50 Ribu
Pemerintah siapkan rekening bank otomatis bagi warga usia 17 tahun dengan saldo awal Rp50 ribu, terhubung ke NIK, sebagai langkah inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi.
9 September 2026

Singapura Naikkan Gaji Pejabat Meski Ekonomi Tidak Merata
Singapura mengumumkan kenaikan gaji hingga 9% untuk menteri dan anggota parlemen, meski pertumbuhan ekonomi tidak merata dan tekanan inflasi masih tinggi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Pabrik BYD Subang Beroperasi, Harga Mobil Listrik Tak Turun Langsung
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

SPP-TDLN Mulai Berlaku 10 September 2026
Rabu, 9 September 2026, 11.35 WITA


