670 Ribu Laporan Scam hingga Agustus, Pemerintah Perkuat Koordinasi Sektor
Hingga akhir Agustus 2026, lebih dari 670 ribu laporan penipuan masuk ke Indonesia Anti-Scam Centre, melibatkan lebih dari 1,2 juta rekening dan menimbulkan kerugian signifikan bagi masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Data terbaru dari Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat hampir 670.000 laporan penipuan telah diterima hingga akhir bulan Agustus 2026, dengan lebih dari 1,2 juta rekening terlibat dalam aktivitas ilegal. Angka ini menunjukkan tren meningkatnya kejahatan digital yang merusak kepercayaan publik terhadap ekosistem digital nasional. Dalam forum diskusi yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, Dirjen Pengawasan Ruang Digital menekankan bahwa di balik angka-angka tersebut terdapat kerugian finansial besar, termasuk tabungan pribadi dan modal usaha yang hilang akibat modus penipuan yang semakin canggih.
Modus yang paling banyak dilaporkan mencakup penipuan belanja online sebanyak 119.494 kasus, disusul penipuan berkedok panggilan palsu dengan 65.914 laporan. Selain itu, penipuan investasi mencapai 32.738 laporan, penipuan lowongan kerja sebanyak 29.373 kasus, dan penipuan melalui media sosial sebanyak 25.915 laporan. Dari total 668.441 laporan yang tercatat, IASC telah berhasil memblokir 659.419 rekening dan menahan dana senilai Rp771,2 miliar. Sebanyak Rp206 miliar telah dikembalikan kepada korban sebagai hasil dari upaya penanganan yang dilakukan.
Upaya penanganan ini dilakukan sejak 22 November 2024 dan melibatkan berbagai lembaga terkait, termasuk penyedia layanan telekomunikasi, perbankan, dan platform digital. Kepala Direktorat Jenderal menegaskan bahwa penanganan scam tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan memerlukan sinergi lintas sektor. Ia menyoroti bahwa modus penipuan kini melibatkan rantai ekosistem digital yang kompleks, mulai dari komunikasi, pembayaran, hingga penyaluran dana hasil kejahatan.
Untuk menangani tantangan ini, pemerintah mendorong penguatan koordinasi antarlembaga melalui kerangka kerja bersama yang jelas. Diperlukan regulasi yang mengatur peran, kewenangan, dan mekanisme pertukaran informasi antarinstansi. Tujuannya adalah menciptakan respons yang cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Dengan pendekatan terpadu, diharapkan masyarakat dapat lebih terlindungi dari ancaman digital yang terus berkembang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

LBH Medan Temukan Kelalaian Proses Hukum dalam Kasus Kematian Winda Lorenza
Audit LBH Medan menemukan sejumlah kesalahan prosedur dalam penyidikan kematian Winda Lorenza Gowasa, termasuk penyalahgunaan izin autopsi dan ketidaksesuaian antara laporan resmi dengan temuan bukti dugaan tindak pidana.
28 September 2026

Korupsi Ancam Hak Dasar Rakyat Miskin
Korupsi bukan sekadar pencurian uang negara, melainkan pelanggaran HAM yang merusak kebijakan publik dan menghambat upaya pengentasan kemiskinan.
28 September 2026

KPK Temukan Rekening Rahasia di Kanwil BPN Jatim
Penggeledahan di Kanwil BPN Jatim mengungkap rekening yang diduga menampung dana setoran dari kantor pertanahan, diduga digunakan untuk kegiatan taktis di luar anggaran resmi.
28 September 2026

Kejari Mimika Tetapkan IP Tersangka Korupsi Gerai Maritim
Kejaksaan Negeri Mimika menetapkan IP sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan Gerai Maritim 2018 yang menimbulkan kerugian negara Rp483 juta.
28 September 2026
Berita Lainnya

Antrean Haji RI Dipangkas Jadi 14 Tahun Berkat Validasi Data
Senin, 28 September 2026, 21.26 WITA

Komisi XIII Dorong Reformasi Transparan di Lapas Cibinong
Senin, 28 September 2026, 21.26 WITA

Prabowo Dorong Audit Forensik Keuangan Haji untuk Transparansi
Senin, 28 September 2026, 21.26 WITA

Pendidikan Gratis Jadi Fondasi Inklusivitas Nasional
Senin, 28 September 2026, 21.25 WITA

Indonesia Perluas Pasar Pangan di Eropa Tenggah Lewat Polagra Fair 2026
Senin, 28 September 2026, 21.25 WITA

TXT Siap Rilis EP "Perfect Storm" November Mendatang
Senin, 28 September 2026, 21.25 WITA

Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan Saat Pembangunan Jembatan di Kebon Jeruk
Senin, 28 September 2026, 21.23 WITA

Kampus Diminta Fokus Riset Berbasis Kebutuhan Daerah
Senin, 28 September 2026, 21.23 WITA

