8 Pejabat Diberhentikan, Kasus Kebakaran Rumah Sakit di Islamabad Dikaji Pidana
Delapan pejabat di rumah sakit Islamabad diberhentikan dan akan dituntut secara pidana akibat kebakaran yang menewaskan 14 bayi dalam waktu kurang dari dua menit.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Peristiwa kebakaran mengerikan di ruang perawatan bayi sebuah rumah sakit di ibu kota Islamabad pada Rabu (26/8) sekitar pukul 06.30 waktu setempat telah memicu tindakan tegas dari pemerintah Pakistan. Perdana Menteri Shehbaz Sharif langsung memerintahkan penangguhan delapan pejabat terkait, termasuk direktur eksekutif rumah sakit, kepala departemen neonatal, dan direktur jenderal layanan darurat Islamabad. Keputusan ini merupakan respons terhadap temuan awal yang menunjukkan kegagalan sistematis dalam tata kelola keselamatan dan respons darurat.
Laporan awal dari komite investigasi empat orang yang dibentuk oleh Sharif mengungkapkan bahwa api menyebar sangat cepat, hanya dalam waktu sekitar dua menit, dan hanya satu bayi berhasil diselamatkan oleh seorang perawat. Di dalam ruangan saat kebakaran terjadi, hanya dua perawat, seorang petugas keamanan perempuan, dan satu petugas lain yang hadir, tanpa adanya staf pengawas. Komite juga menemukan tidak adanya prosedur operasional standar maupun pelatihan darurat kebakaran yang memadai di fasilitas tersebut.
Respon layanan darurat juga menjadi sorotan, dengan laporan menyebut bahwa petugas pertama baru tiba di lokasi 15 menit setelah kebakaran terjadi, padahal layanan darurat telah dipanggil enam menit setelah api muncul. Beberapa saksi dan keluarga korban melaporkan adanya hambatan dalam evakuasi, termasuk dugaan penahanan oleh petugas keamanan terhadap orang-orang yang berusaha keluar dari gedung. Menteri Kesehatan Mustafa Kamal menyatakan awalnya kebakaran diduga berasal dari percikan pendingin ruangan, namun sumber api masih belum dikonfirmasi secara pasti.
Sharif menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti bersalah secara kriminal dalam insiden ini tidak akan mendapatkan keringanan hukum. “Mereka yang bertanggung jawab atas kelalaian pidana tidak layak mendapatkan konsesi apa pun,” tegasnya dalam pernyataan pada Sabtu (29/8). Ia juga menyatakan bahwa perusahaan yang bertanggung jawab atas sistem keamanan rumah sakit akan dikenai tindakan hukum, meskipun belum disebutkan namanya. Sebelumnya, Sekretaris Kesehatan Aslam Ghori telah diberhentikan menyusul insiden tragis tersebut. Kebakaran besar yang terjadi di Pakistan kerap kali disebabkan oleh kekurangan aturan keselamatan bangunan dan penegakan hukum yang lemah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Libra 2026: Fokus pada Keseimbangan dan Refleksi Pribadi
Akhir 2026 menjadi periode penting bagi Libra untuk mengevaluasi karier, hubungan, dan keputusan pribadi dengan lebih mendalam.
22 September 2026

80 Pejuang Houthi Tewas dalam Pertempuran Sengit di Marib
Serangan besar milisi Houthi di Marib gagal setelah pasukan pemerintah Yaman memukul mundur lawan dengan dukungan udara, menewaskan 80 anggota milisi dan menghancurkan sembilan kendaraan tempur.
22 September 2026

JW Marriott Jakarta Hadirkan Mooncake Premium untuk Perayaan Mid-Autumn 2026
JW Marriott Jakarta memperkenalkan tujuh koleksi mooncake eksklusif dengan varian rasa tradisional hingga kontemporer, dilengkapi kemasan hadiah berkelas untuk keluarga dan korporat.
22 September 2026

Kolaborasi ADS-B RI-Singapura Perkuat Keamanan Penerbangan
Kerja sama teknis antara AirNav Indonesia dan CAAS Singapura mulai berlaku 16 September 2026 untuk tingkatkan akurasi pemantauan lalu lintas udara di wilayah FIR Jakarta dan Singapura.
22 September 2026
Berita Lainnya

Sindikat SIM Palsu di Riau Beroperasi Sejak Juni 2026
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Xiaomi Siap Masuki Pasar Mobil Listrik Indonesia
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Subsidi Tak Pasti, Penjualan Motor Listrik 2026 Terhambat
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Biaya Impor iPhone 18 Pro dan Duo dari Luar Negeri Terungkap
Selasa, 22 September 2026, 15.31 WITA

Penindakan Massal Beras dan Garam Ilegal di Empat Wilayah
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Prioritaskan UMKM dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Amran Minta Hukuman Berat untuk Pelaku Penyelundupan Beras Impor
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Tiga ASN Pertanian Tewas di Papua Tanpa Pengawalan
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

