8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia, DPR Soroti Kehilangan Kewarganegaraan
DPR memperingatkan bahwa bergabung dengan militer negara asing menyebabkan kehilangan status WNI secara otomatis.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 09.55 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menegaskan bahwa keanggotaan dalam militer negara asing secara hukum mengakibatkan kehilangan kewarganegaraan Indonesia. Pernyataan ini disampaikan menyusul informasi yang beredar mengenai delapan warga negara Indonesia diduga menjadi tentara bayaran bagi Rusia. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut bukan sekadar pilihan pribadi, melainkan memiliki konsekuensi hukum yang jelas dan tidak dapat ditarik kembali.
TB Hasanuddin menjelaskan bahwa alasan utama di balik keputusan tersebut umumnya terkait faktor ekonomi, termasuk imbalan tinggi dan akses percepatan kewarganegaraan. Ia menyebut, beberapa individu mungkin memilih jalan ini setelah lama tinggal di negara lain dan ingin mempercepat proses naturalisasi. Namun, ia menekankan bahwa pilihan itu harus disertai kesadaran penuh akan akibat hukum yang mengikutinya.
Ia mengungkapkan bahwa meski pemerintah tidak bisa mengubah keputusan yang telah diambil, kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi negara. Menurutnya, Kementerian Luar Negeri perlu memperkuat sosialisasi kepada warga negara bahwa ikut serta dalam kekuatan militer asing berarti kehilangan kewarganegaraan secara otomatis. Upaya ini harus dilakukan secara proaktif agar tidak terulang di masa depan.
Informasi awal berasal dari intelijen Ukraina yang menyebutkan bahwa janji bayaran tinggi, tugas non-tempur, serta kemudahan proses kewarganegaraan Rusia menjadi daya tarik utama bagi mereka yang terlibat. Pemerintah Indonesia kini sedang melakukan verifikasi melalui perwakilan di Rusia dan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memastikan keakuratan data.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


