Adhi Karya Tunda Pengumuman Merger Hingga Arahan Resmi
Rencana penggabungan Adhi Karya dengan PP Persero masih dalam tahap kajian, dengan penyelesaian target akhir 2026 sesuai arahan pemegang saham.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Manajemen PT Adhi Karya (Persero) Tbk. memastikan bahwa rencana penggabungan usaha dengan PT PP (Persero) Tbk. belum mencapai tahap final. Proses ini masih berada dalam tahap pembahasan awal, termasuk studi kelayakan dan uji tuntas, namun belum ada penentuan skema formal maupun pelaksanaan tahapan selanjutnya. Keputusan akhir tetap menunggu arahan resmi dari pemegang saham mayoritas, yakni PT Danantara Asset Management (Persero) dan Badan Pengatur BUMN (BP BUMN).
Hingga saat ini, perseroan belum mengeluarkan informasi publik terkait penggabungan tersebut, sebagaimana diatur dalam kewajiban keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia. Pernyataan ini ditegaskan sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi dan transparansi kepada pemegang saham. Penundaan pengumuman dilakukan untuk menghindari spekulasi pasar dan memastikan keputusan yang matang serta sesuai dengan aturan perundang-undangan.
Pertimbangan terhadap entitas yang akan menjadi pihak yang bertahan (surviving entity) masih dalam proses evaluasi menyeluruh. Faktor-faktor seperti kinerja keuangan, efisiensi operasional, tata kelola perusahaan, serta manajemen risiko menjadi dasar utama dalam penilaian. Pemilihan bentuk penggabungan akan menyesuaikan kondisi terkini masing-masing perusahaan dan potensi sinergi yang dapat dihasilkan.
Meskipun target penyelesaian aksi korporasi dijadwalkan selesai pada akhir tahun 2026, manajemen menegaskan bahwa jadwal tersebut bersifat fleksibel. Realisasi merger bergantung pada hasil kajian teknis, persetujuan pemegang saham, kesiapan kedua perusahaan, serta kelengkapan administrasi dan prosedur hukum yang berlaku. Semua tahapan akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan keberlanjutan.
Perseroan menilai bahwa konsolidasi BUMN Konstruksi ini memiliki potensi memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan menggabungkan kapasitas dan sumber daya, diharapkan mampu meningkatkan daya saing, efisiensi biaya, serta kapasitas proyek nasional secara keseluruhan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


