Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Adhi Karya Tunda Pengumuman Merger Hingga Arahan Resmi

Rencana penggabungan Adhi Karya dengan PP Persero masih dalam tahap kajian, dengan penyelesaian target akhir 2026 sesuai arahan pemegang saham.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Adhi Karya Tunda Pengumuman Merger Hingga Arahan Resmi
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Manajemen PT Adhi Karya (Persero) Tbk. memastikan bahwa rencana penggabungan usaha dengan PT PP (Persero) Tbk. belum mencapai tahap final. Proses ini masih berada dalam tahap pembahasan awal, termasuk studi kelayakan dan uji tuntas, namun belum ada penentuan skema formal maupun pelaksanaan tahapan selanjutnya. Keputusan akhir tetap menunggu arahan resmi dari pemegang saham mayoritas, yakni PT Danantara Asset Management (Persero) dan Badan Pengatur BUMN (BP BUMN).

Hingga saat ini, perseroan belum mengeluarkan informasi publik terkait penggabungan tersebut, sebagaimana diatur dalam kewajiban keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia. Pernyataan ini ditegaskan sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi dan transparansi kepada pemegang saham. Penundaan pengumuman dilakukan untuk menghindari spekulasi pasar dan memastikan keputusan yang matang serta sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Pertimbangan terhadap entitas yang akan menjadi pihak yang bertahan (surviving entity) masih dalam proses evaluasi menyeluruh. Faktor-faktor seperti kinerja keuangan, efisiensi operasional, tata kelola perusahaan, serta manajemen risiko menjadi dasar utama dalam penilaian. Pemilihan bentuk penggabungan akan menyesuaikan kondisi terkini masing-masing perusahaan dan potensi sinergi yang dapat dihasilkan.

Meskipun target penyelesaian aksi korporasi dijadwalkan selesai pada akhir tahun 2026, manajemen menegaskan bahwa jadwal tersebut bersifat fleksibel. Realisasi merger bergantung pada hasil kajian teknis, persetujuan pemegang saham, kesiapan kedua perusahaan, serta kelengkapan administrasi dan prosedur hukum yang berlaku. Semua tahapan akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan keberlanjutan.

Perseroan menilai bahwa konsolidasi BUMN Konstruksi ini memiliki potensi memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan menggabungkan kapasitas dan sumber daya, diharapkan mampu meningkatkan daya saing, efisiensi biaya, serta kapasitas proyek nasional secara keseluruhan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya