Ahmad Fajarprana Mundur Sebagai Komisaris Independen BWS
Bank Woori Saudara Indonesia 1906 (SDRA) mengonfirmasi pengunduran diri Ahmad Fajarprana dari posisi komisaris independen, yang diserahkan pada 16 September 2026 dan akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA) mengumumkan pengunduran diri Ahmad Fajarprana dari jabatan komisaris independen. Surat pengunduran diri tersebut telah diterima oleh manajemen bank pada tanggal 16 September 2026, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi resmi. Proses selanjutnya akan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sesuai ketentuan peraturan yang berlaku, untuk menentukan keputusan final atas permohonan tersebut.
Ahmad Fajarprana telah menjabat sebagai komisaris independen sejak November 2014, menandai masa keanggotaan selama lebih dari 11 tahun. Ia memiliki rekam jejak panjang di sektor perbankan dan keuangan, termasuk pernah menjabat sebagai Direktur Grup Penanganan Klaim di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada periode 2013 hingga 2014. Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko di LPS dari 2010 hingga 2013.
Karier profesionalnya mencakup peran strategis di berbagai lembaga keuangan nasional dan internasional. Ia pernah menjabat sebagai Vice President and Group Head of Loan Work Out di Indonesia Banking Restructuring Agency (IBRA) dari 1999 hingga 2004. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Indonesia Chief Representative Office di Bankers Trust Co. dari 1996 hingga 1999, dan sebelumnya lagi sebagai Vice President di Citibank, dengan tanggung jawab sebagai Financial Institution Senior Relationship Officer dari 1991 hingga 1996.
Pengunduran diri ini merupakan bagian dari proses tata kelola perusahaan yang transparan dan sesuai dengan regulasi. Tidak ada informasi tambahan mengenai alasan pribadi atau profesional di balik keputusan tersebut. Namun, keberadaan Ahmad Fajarprana selama lebih dari satu dekade di jajaran komisaris telah memberikan kontribusi signifikan terhadap arah strategis dan pengawasan internal bank.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

The Fed Naikkan Suku Bunga, Thaci Divonis 25 Tahun
The Fed menaikkan suku bunga acuan 25 basis points, sementara mantan presiden Kosovo divonis 25 tahun penjara karena kejahatan perang.
17 September 2026

Prabowo Ungkap Koruptor di Balik Aksi Ricuh
Presiden Prabowo mengungkap adanya koruptor sebagai aktor intelektual di balik aksi demonstrasi yang berujung kericuhan, termasuk praktik under invoicing yang merugikan negara hingga Rp15.000 triliun selama 34 tahun.
17 September 2026

Anggaran Kemnaker 2027 Rp6,57 T, Menaker Usulkan Tambahan Rp8,36 T
Pagu anggaran Kemnaker 2027 ditetapkan Rp6,57 triliun, namun Menaker tetap mengusulkan tambahan Rp8,36 triliun untuk mendukung program ketenagakerjaan prioritas.
17 September 2026

Komisi XI Janji Awasi Kinerja Menkeu Baru Secara Ketat
Komisi XI DPR RI menegaskan akan melakukan pengawasan mendalam terhadap pelaksanaan kebijakan fiskal Menteri Keuangan baru guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
17 September 2026
Berita Lainnya

SSB UHO Latihan Berdasarkan Kelompok Umur
Kamis, 17 September 2026, 17.19 WITA

Tangki Kosong, Risiko Serius bagi Sistem Kendaraan
Kamis, 17 September 2026, 15.44 WITA

Gemini Bantu Ingat Lokasi Barang Lewat Fitur Baru
Kamis, 17 September 2026, 15.37 WITA

Komdigi Tegur 25 Platform Tak Daftar PSE, Termasuk Whoosh dan Susi Air
Kamis, 17 September 2026, 15.36 WITA

PSEL Bogor Raya 1 Resmi Diluncurkan, Tampung 500 Ribu Ton Sampah Tahunan
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

PPN Kejawanan Dibangun Jadi Pusat Perikanan Berkelas Internasional
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

Prabowo Tegaskan Penindakan Ribuan Tambang Ilegal
Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA

Trump Rencanakan Pertemuan Strategis dengan Pemimpin Teluk di New York
Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA


