AHY Desak TNI-Polri Jaga Netralitas di Pemilu
Ketua Umum Partai Demokrat menyerukan netralitas TNI dan Polri dalam konteks pemilu, menekankan pentingnya keberpihakan institusi keamanan pada demokrasi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 07.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibukaKendari, ıNarasikita - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, secara tegas menekankan perlunya TNI dan Polri menjaga netralitas selama momentum pemilu. Ia menilai bahwa keberadaan institusi keamanan harus murni mendukung stabilitas demokrasi, bukan terlibat dalam dinamika politik. Keterlibatan pihak keamanan dalam proses pemilu, menurutnya, berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap integritas pemilu.
AHY menegaskan bahwa netralitas TNI dan Polri bukan sekadar harapan, melainkan kewajiban konstitusional. Ia mengingatkan bahwa kedua institusi tersebut diharapkan menjadi penjaga keamanan rakyat, bukan alat kekuasaan politik. Dengan tetap netral, TNI dan Polri dapat menjaga kredibilitas dan menjaga keutuhan negara dalam setiap proses demokrasi.
Dalam pernyataannya, AHY menyoroti pentingnya menjaga ruang publik yang bebas dari intervensi kekuasaan. Ia menekankan bahwa pemilu yang adil harus didukung oleh seluruh elemen bangsa, termasuk aparat penegak hukum yang tidak terlibat secara politis. Netralitas institusi keamanan, menurutnya, menjadi fondasi utama bagi keberhasilan pemilu yang demokratis dan bermartabat.
Pesan yang disampaikan bukan hanya untuk kalangan politik, tetapi juga untuk masyarakat luas. AHY berharap seluruh pihak, terutama lembaga negara, turut menjaga integritas proses pemilu. Dengan menjaga netralitas, TNI dan Polri tidak hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga memperkuat kedaulatan rakyat dalam menentukan masa depan bangsa.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026

Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sumbar
Tim gabungan lakukan sidak ke SPBU di Padang untuk pastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan sesuai aturan.
8 September 2026

Kasus Kim Soo-hyun dengan Kim Sae-ron Berakhir Tanpa Tuntutan
Penyelidikan terhadap Kim Soo-hyun terkait dugaan hubungan dengan Kim Sae-ron saat masih di bawah umur resmi berakhir tanpa tindak lanjut hukum.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


