Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Atas Senggolan Saat Aksi Demo
Ajudan Gubernur Kalimantan Timur meminta maaf secara terbuka atas tindakan menyenggol peserta aksi mahasiswa yang terekam dalam video viral.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 12.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Seorang ajudan Gubernur Kalimantan Timur, Asky Rizal Toding, secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya yang menyenggol seorang peserta aksi demonstrasi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Samarinda. Insiden tersebut terjadi pada Senin (19/10) sore di area sekitar Kantor Gubernur Kaltim, saat Gubernur sedang bersiap melaksanakan salat Magrib di Masjid Nurul Mukminin. Dalam keterangan video yang disiarkan secara luas, Asky mengakui sikapnya dinilai arogan dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi peserta aksi maupun masyarakat sekitar.
Ia menegaskan bahwa perbuatannya tidak didasarkan pada instruksi dari siapa pun, melainkan tindakan spontan yang tidak seharusnya dilakukan. “Secara tulus menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan mahasiswa dan warga masyarakat atas sikap arogansi saya,” ujar Asky dalam rekaman yang viral. Ia menegaskan bahwa tidak ada pembenaran atas tindakannya, dan menyatakan penyesalan mendalam atas perlakuan yang dianggap berlebihan. Ia berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di masa depan.
Situasi tersebut dipicu oleh situasi ketegangan saat Gubernur hendak memasuki area masjid, di mana massa aksi GMNI masih berada di lokasi pembubaran aksi. Menurut Tim Ahli Gubernur Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Sudarno, massa sempat menghadang perjalanan Gubernur, meski sebagian besar pernyataan yang disampaikan bersifat kecil dan tidak berniat provokatif. Namun, menurut Sudarno, reaksi dari ajudan yang menyenggol demonstran—terutama seorang perempuan yang ponselnya terjatuh—tetap tidak dapat dibenarkan, meskipun terjadi dalam konteks yang memanas.
Sudarno menegaskan bahwa tindakan fisik terhadap peserta aksi, siapa pun pelakunya, tidak pernah dapat diterima, terlepas dari latar belakang atau kondisi situasional. “Kontak fisik yang dilakukan Aski itu tidak ada yang dibenarkan, enggak ada yang membenarkan,” tegasnya. Ia menekankan bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan sikap resmi dari pemerintah daerah, dan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap protokol pengamanan dalam kegiatan publik yang melibatkan tokoh publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

