Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Senggolan dengan Demonstran
Seorang ajudan Gubernur Kalimantan Timur meminta maaf setelah terekam melakukan kontak fisik dengan demonstran di depan masjid, yang memicu kontroversi di media sosial.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Insiden berlangsung pada Senin (19/10) saat Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, berencana melaksanakan salat Magrib di Masjid Nurul Mukminin. Pada saat itu, sekelompok massa dari GMNI Samarinda sedang melakukan aksi protes yang telah berlangsung sejak sore hari. Kepala Tim Ahli Gubernur Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Sudarno, membenarkan bahwa prosesi salat sempat terganggu karena massa menghalangi akses ke masjid.
Dalam rekaman video yang viral, terlihat seorang demonstran perempuan terjatuh setelah didorong oleh ajudan bernama Aski. Sudarno mengakui tindakan tersebut sebagai kelalaian yang tidak dapat dibenarkan, meskipun menilai situasi sempat memanas. Ia menekankan bahwa meskipun demonstran melakukan penghadangan dan mengeluarkan komentar yang dianggap tidak pantas, hal itu tidak serta-merta membenarkan tindakan fisik.
Sudarno menegaskan bahwa pihak terkait telah melakukan klarifikasi dan meminta maaf secara langsung. Ia menyampaikan bahwa Aski telah mengakui kesalahannya dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di masa depan. Permohonan maaf tersebut disampaikan secara pribadi dan disertai kesadaran atas pelanggaran etika yang dilakukan.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga martabat tempat ibadah saat menyelenggarakan aksi protes. Menurutnya, aktivitas demonstrasi di lingkungan masjid, terlepas dari tujuan politiknya, harus tetap memperhatikan suasana dan fungsi keagamaan tempat tersebut. Namun, meskipun ada ketidaksesuaian dalam penempatan aksi, hal itu tidak mengurangi keharusan untuk menegaskan bahwa kekerasan fisik tidak pernah dapat dibenarkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

