Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Akhir Cerita Delapan Dewa Abadi Terungkap

Film animasi China *All Wishes Come True* mengungkap asal-usul legenda Delapan Dewa Abadi melalui perjalanan transformasi para tokoh dari pencuri menjadi pahlawan semesta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 11.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Akhir Cerita Delapan Dewa Abadi Terungkap
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Film animasi berdurasi 144 menit ini menggambarkan kisah awal delapan tokoh yang awalnya hanya bertujuan mencuri harta dari brankas surgawi milik Fu, Lu, dan Shou. Misi mereka berubah drastis saat menemukan bukti korupsi para dewa kuno dan rencana pembalasan dendam yang mengancam keseimbangan alam semesta. Kejutan itu memaksa mereka menghadapi pilihan sulit: melarikan diri demi keselamatan pribadi atau berdiri tegak sebagai pelindung semesta.

Dengan dukungan Sun Wukong dan kekuatan bantuan dari pusaka surgawi yang ditemukan dalam brankas, mereka menemukan kekuatan baru masing-masing—seperti Pedang Pembasmi Iblis untuk Lu Dongbin dan Teratai Suci bagi He Xianggu. Bersama-sama, mereka menghadapi Dewa Perang Yang Jian, yang memanipulasi Fu Lu Shou demi tujuan pribadi. Perjuangan mereka meliputi penyelamatan jiwa manusia yang terancam tersedot oleh rencana jahat tersebut, serta pemulihan keseimbangan alam yang sempat runtuh.

Setelah berhasil menggagalkan misi Yang Jian, kedelapan tokoh memilih jalan masing-masing, membawa pusaka yang menjadi simbol perjuangan mereka. Pengorbanan mereka justru mendapat pengakuan dari penguasa tertinggi surga, yang tidak menghukum melainkan memberikan keabadian sebagai bentuk penghargaan. Dalam akhir film, Zhongli Quan menyadari hubungan batin dengan Lu Dongbin yang telah ada sejak masa lalu, termasuk kaitannya dengan sosok misterius Lord of Dark Blade yang terungkap di akhir cerita.

Adegan mid-credits menampilkan bayangan tak dikenal yang memberi isyarat akan munculnya Dewa Perang baru, sementara gerbang surga yang kini bisa dilalui rakyat biasa menandai awal ancaman baru bagi keseimbangan semesta. Film ini dirilis di bioskop Indonesia sejak 2 September, membuka peluang bagi sekuel di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya