Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Imbau Warga Waspadai Potensi Bahaya
Presiden Prabowo meminta masyarakat di sekitar Selat Sunda tetap tenang, patuhi zona bahaya, dan waspada terhadap abu vulkanik akibat erupsi Anak Krakatau.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 19.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang meningkat, memicu imbauan resmi dari Presiden Republik Indonesia. Dalam pernyataan terbaru, ia menekankan pentingnya kewaspadaan bagi seluruh warga yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan pesisir Selat Sunda. Presiden menegaskan bahwa keadaan tetap dipantau secara intensif oleh seluruh lembaga terkait, baik dari tingkat pusat maupun daerah.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh mendekati area Gunung Anak Krakatau, termasuk wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap risiko bencana, terutama mengingat potensi letusan eksplosif yang dapat terjadi kapan saja. Seluruh instansi, mulai dari BNPB, BMKG, TNI, Polri, hingga kementerian terkait, diminta untuk menjaga kesiapsiagaan penuh dan memastikan koordinasi berjalan efektif.
Presiden juga menyampaikan perhatian khusus terhadap dampak abu vulkanik yang mulai menyebar ke beberapa wilayah. Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker atau alat pelindung pernapasan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama jika kondisi udara terasa pekat. Aktivitas di luar rumah juga disarankan diminimalkan saat abu mencapai tingkat tinggi. Petunjuk dari petugas kesehatan dan pemerintah daerah harus diikuti secara ketat.
Dalam unggahan resmi, Presiden menegaskan bahwa meski situasi tetap dalam pengawasan, masyarakat tidak boleh lengah. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk segera mengambil langkah tindakan jika diperlukan, termasuk penanganan darurat dan bantuan kemanusiaan. Semua keputusan akan didasarkan pada data aktual dan analisis ilmiah yang akurat.
Presiden menegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah prioritas utama. Ia menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi secara langsung dan mengambil kebijakan strategis sesuai kondisi lapangan. Tujuan utamanya adalah menjaga ketenangan publik tanpa mengorbankan kesiagaan, serta memastikan bahwa seluruh warga terlindungi dari ancaman bencana alam yang dapat muncul dari aktivitas gunung berapi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


