Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Angkasa Pura Siapkan Transportasi Gratis untuk Penumpang Internasional di Bandara Alternatif

Kemenhub alihkan penerbangan internasional dari Soetta ke lima bandara alternatif, dengan Angkasa Pura tanggung biaya transportasi lanjutan berupa bus dan kereta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Angkasa Pura Siapkan Transportasi Gratis untuk Penumpang Internasional di Bandara Alternatif
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyiapkan lima bandara alternatif sebagai titik kedatangan bagi penerbangan internasional yang seharusnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Langkah ini diambil menyusul penutupan sementara bandara akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu operasional penerbangan. Dengan pengalihan ini, diharapkan terjadi penyebaran beban penumpang yang kembali ke Tanah Air, sehingga mengurangi kemacetan proses kepulangan di negara asal.

Untuk memastikan kelancaran mobilitas, Angkasa Pura menyiapkan transportasi darat lanjutan berupa bus dan kereta api di setiap bandara alternatif. Seluruh biaya perjalanan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh pengelola bandara, termasuk rute dari bandara tujuan ke kota-kota tujuan akhir. Hal ini menjadi komitmen untuk menjaga kenyamanan dan efisiensi perjalanan penumpang yang terdampak perubahan rute penerbangan.

Lima bandara yang menjadi alternatif adalah Bandara Internasional Kertajati Bandung, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Internasional Juanda Surabaya, dan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo. Kemenhub mendorong maskapai dan penumpang untuk memanfaatkan fasilitas ini guna mencegah penumpukan dan mempercepat proses kepulangan ke Indonesia.

Hingga saat ini, dua maskapai telah resmi memanfaatkan skema pengalihan, yakni Singapore Airlines dan Garuda Indonesia. Singapore Airlines mengalihkan penerbangan ke Bandara Juanda Surabaya dan menambah rute ke Yogyakarta. Kebijakan ini diperkirakan akan diperluas seiring dengan kondisi erupsi yang masih berlangsung dan kebutuhan pengelolaan lalu lintas udara yang lebih terkoordinasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya