Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

ANTARA Salurkan 1.200 Masker untuk Warga Pesisir Terdampak Abu Vulkanik

LKBN ANTARA menyalurkan 1.200 masker gratis kepada warga pesisir Serang yang terpapar abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau sebagai upaya tanggap darurat kesehatan pernapasan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 19.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
ANTARA Salurkan 1.200 Masker untuk Warga Pesisir Terdampak Abu Vulkanik
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA melalui Biro Banten menyalurkan 1.200 masker secara gratis kepada masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Serang yang terdampak langsung oleh abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Distribusi dilakukan sebagai respons cepat terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang rentan terhadap iritasi saluran pernapasan akibat tingginya intensitas debu vulkanik yang menutupi area permukiman.

Kepala Biro Banten ANTARA, Bayu Kuncahyo, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian organisasi dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa fokus utama penyaluran adalah pada wilayah Anyer dan sekitarnya, yang menjadi titik paling terdampak. Upaya ini juga akan diperluas jika diperlukan, terutama untuk wilayah lain di Banten yang mengalami dampak serupa.

Warga setempat menyambut baik bantuan tersebut, terutama karena sebelumnya banyak yang hanya menggunakan alat pelindung seadanya seperti tudung, topi, atau kacamata untuk melindungi diri dari abu. Supiah, salah satu warga pesisir, mengungkapkan bahwa debu hitam dari erupsi terus mengotori lantai rumah meski sudah dibersihkan, sehingga keberadaan masker menjadi sangat penting untuk melindungi pernapasan.

Meskipun aktivitas vulkanik meningkat, masyarakat memilih untuk tetap tinggal di rumah sambil memantau situasi secara ketat. Mereka berharap dapat segera mengungsi jika kondisi memburuk. Keputusan ini didasarkan pada pengalaman sebelumnya terhadap karakteristik erupsi Gunung Anak Krakatau yang cenderung berulang namun tidak selalu mengharuskan evakuasi massal.

Pendistribusian masker ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan kesehatan yang lebih luas, sejalan dengan imbauan pemerintah dan lembaga terkait agar masyarakat tetap waspada. Dengan bantuan ini, diharapkan risiko gangguan pernapasan dapat diminimalkan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya