APHI Pastikan PBPH Siap Hadapi Puncak Karhutla 2026
Anggota APHI telah menerapkan standar kesiapsiagaan dan pengendalian karhutla secara menyeluruh di areal kerja masing-masing menjelang puncak musim kering.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Soewarso, menegaskan bahwa seluruh pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) telah menjalankan prosedur siaga darurat kebakaran hutan dan lahan secara rutin. Langkah tersebut mencakup patroli rutin, pemantauan titik panas melalui teknologi satelit, deteksi dini, serta kesiapan personel dan peralatan pemadaman. Upaya ini bukan sekadar respons, melainkan bagian dari standar operasional prosedur yang telah diterapkan secara konsisten.
Pemantauan dan pencegahan dilakukan secara proaktif melalui edukasi kepada masyarakat di sekitar kawasan kerja, pembinaan kelompok masyarakat peduli api, dan peningkatan kesadaran akan bahaya pembakaran lahan. Soewarso menekankan bahwa pencegahan harus dimulai dari tingkat dasar, termasuk menghentikan praktik membakar sebagai metode pembukaan lahan. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Manggala Agni, menjadi kunci efektivitas respons terhadap potensi kebakaran.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebelumnya meminta seluruh pemegang PBPH meningkatkan kesiapan menjelang September 2026, periode puncak cuaca ekstrem yang berpotensi memicu kebakaran besar. Evaluasi bulanan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penanganan titik api di beberapa wilayah, namun tetap diperlukan kewaspadaan tinggi. Soewarso menegaskan bahwa APHI telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh anggota untuk memperkuat kesiapan, termasuk memastikan ketersediaan sumber daya dan memperluas koordinasi lintas sektor.
Dalam konteks ini, APHI juga memperkuat sinergi dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) untuk mempercepat respons bersama. Kerja sama ini mencakup pertukaran data, peningkatan kapasitas personel, dukungan pemadaman di luar konsesi, serta kampanye edukasi kepada masyarakat. Pendekatan berbasis bentang alam ditekankan karena kebakaran tidak mengenal batas administratif atau konsesi.
Tujuan utama dari seluruh langkah ini adalah meminimalisasi dampak kebakaran terhadap kawasan hutan, kualitas udara, dan keselamatan masyarakat. Dengan kesiapan yang terintegrasi dan kolaborasi yang solid, APHI menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah tantangan musim kering yang semakin ekstrem.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pertama Kali iOS Berhasil Dioperasikan di Ponsel Android
Para pengembang independen berhasil menjalankan iOS 16 di perangkat Android, membuka jalan eksperimen teknis lintas ekosistem tanpa dukungan resmi dari Apple.
26 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ir. H. Andi Pangerang Umar Mantan Bupati Kolaka Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun
Senin, 26 Oktober 2026, 13.11 WITA

UIN Kolaka Gelar Adu Kreativitas dalam Bulan Bahasa
Senin, 26 Oktober 2026, 13.06 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Menteri dengan Kinerja Terbaik Menurut Survei
Senin, 26 Oktober 2026, 12.27 WITA

18 Orang Diamankan dalam Gerebek Narkoba di Kampung Madani
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Pramono Ajak Warga Dukung JRF 2026, Jakarta Semakin Diperhitungkan Global
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, Penindakan Wajib Direkam
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Mekanik Tangerang Kaget Dapat Tagihan Pajak McLaren Rp137 Juta
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

Pria di Madiun Tewaskan Istri Siri dan Anaknya dengan Cara Sadis
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

