Appi Resmi Jadi Kader Demokrat, Tekankan Kolaborasi untuk Perkuat Partai
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin resmi bergabung dengan Partai Demokrat setelah meninggalkan Golkar, menyampaikan terima kasih dan tekad bersama membesarkan partai melalui kerja sama kolektif.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Munafri Arifuddin, atau akrab disapa Appi, secara resmi menyatakan diri sebagai kader Partai Demokrat setelah sebelumnya menjabat sebagai wali kota Makassar dan menjadi anggota Partai Golkar. Keputusan ini disampaikan dalam sebuah pernyataan langsung di hadapan pengurus partai di Sulawesi Selatan, menandai transisi politik yang menarik perhatian publik. Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar perpindahan organisasi, melainkan komitmen untuk berkontribusi dalam membangun partai dari dasar.
Dalam kesempatan tersebut, Appi menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan oleh struktur Demokrat di tingkat daerah. Ia menekankan bahwa membangun kekuatan partai bukanlah tugas individu, melainkan hasil dari sinergi dan kerja sama antar kader. “Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kita harus bersama-sama membangun partai yang lebih kokoh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menyoroti pentingnya kolaborasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan program ke depan, terutama dalam konteks pemerintahan dan politik lokal. Menurut Appi, keberhasilan partai ditentukan oleh kualitas kerja tim, bukan hanya kehadiran tokoh-tokoh individu. Ia menyatakan siap memperkuat jaringan internal Demokrat di Sulawesi Selatan dengan mengedepankan komunikasi terbuka dan keterlibatan aktif dari semua lapisan kader.
Sebelum bergabung dengan Demokrat, Appi dikenal sebagai tokoh Golkar yang sukses memimpin Makassar dalam periode pertama, termasuk saat menjabat sebagai calon wali kota dalam Pilkada 2024 bersama Aliyah Mustika Ilham. Kepindahannya kini menjadi perhatian luas, bukan hanya karena posisinya sebagai pejabat publik, tetapi juga karena potensi pengaruhnya terhadap dinamika politik regional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anak-anak Ingin Bertemu Ayah dalam Formasi Lengkap, Kata Sarwendah
Sarwendah menyampaikan keinginan putrinya untuk bertemu Ruben Onsu dalam formasi lengkap, namun mengaku terpaksa menghentikan upaya membujuk karena tekanan psikolog.
8 Oktober 2026

Tindak Lanjut Putusan MK soal Gibran, Doli: Bergantung Konsensus Parpol
Penentuan kelanjutan status Gibran pasca-putusan MK ditentukan oleh konsensus pimpinan partai, bukan melalui mekanisme angket atau pansus di DPR.
8 Oktober 2026

Perindo Bagikan Paket Sosial di HUT Ke-12
Dalam perayaan HUT ke-12, Partai Perindo menyalurkan paket makanan dan kudapan kepada masyarakat serta pengemudi ojek online di Jakarta.
8 Oktober 2026

Generasi Muda Harus Jadi Aktor Geopolitik, Bukan Hanya Penerima Dampak
Kesadaran geopolitik perlu dibangun sejak dini di kalangan generasi muda agar mampu membaca dinamika global dan berkontribusi bagi ketahanan nasional.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

OJK Siapkan Aturan Keluar bagi Emiten Tak Penuhi Free Float 15%
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pemerintah Perkuat Pembiayaan Iklim Melalui Lima Sektor Strategis
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

38 UMKM Binaan Pertamina Perluas Pasar di INACRAFT 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Malaysia Didorong Hentikan Seruan Boikot Produk Indonesia
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pemerintah Siapkan Inisiatif Baru Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Danantara Tekankan Restrukturisasi Tuntas untuk WIKA dan Waskita
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Erni Buka Akses Perbankan Lewat Warung di Lareh Sago Halaban
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Pemerintah Siapkan Rekening dan Bantuan Pangan untuk 25 Juta Warga Desil 1-4
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

