Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Appi Resmi Jadi Kader Demokrat, Tekankan Kolaborasi untuk Perkuat Partai

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin resmi bergabung dengan Partai Demokrat setelah meninggalkan Golkar, menyampaikan terima kasih dan tekad bersama membesarkan partai melalui kerja sama kolektif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Appi Resmi Jadi Kader Demokrat, Tekankan Kolaborasi untuk Perkuat Partai📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Munafri Arifuddin, atau akrab disapa Appi, secara resmi menyatakan diri sebagai kader Partai Demokrat setelah sebelumnya menjabat sebagai wali kota Makassar dan menjadi anggota Partai Golkar. Keputusan ini disampaikan dalam sebuah pernyataan langsung di hadapan pengurus partai di Sulawesi Selatan, menandai transisi politik yang menarik perhatian publik. Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar perpindahan organisasi, melainkan komitmen untuk berkontribusi dalam membangun partai dari dasar.

Dalam kesempatan tersebut, Appi menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan oleh struktur Demokrat di tingkat daerah. Ia menekankan bahwa membangun kekuatan partai bukanlah tugas individu, melainkan hasil dari sinergi dan kerja sama antar kader. “Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kita harus bersama-sama membangun partai yang lebih kokoh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya kolaborasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan program ke depan, terutama dalam konteks pemerintahan dan politik lokal. Menurut Appi, keberhasilan partai ditentukan oleh kualitas kerja tim, bukan hanya kehadiran tokoh-tokoh individu. Ia menyatakan siap memperkuat jaringan internal Demokrat di Sulawesi Selatan dengan mengedepankan komunikasi terbuka dan keterlibatan aktif dari semua lapisan kader.

Sebelum bergabung dengan Demokrat, Appi dikenal sebagai tokoh Golkar yang sukses memimpin Makassar dalam periode pertama, termasuk saat menjabat sebagai calon wali kota dalam Pilkada 2024 bersama Aliyah Mustika Ilham. Kepindahannya kini menjadi perhatian luas, bukan hanya karena posisinya sebagai pejabat publik, tetapi juga karena potensi pengaruhnya terhadap dinamika politik regional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya