Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Artha Graha Dorong Ekspansi UMKM Kebumen ke Pasar Global

KTM 2026 di Gombong jadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekonomi lokal dan ekspansi UMKM ke pasar internasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 14.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Artha Graha Dorong Ekspansi UMKM Kebumen ke Pasar Global
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kegiatan Kebumen Travel Mart 2026 yang berlangsung di kawasan Benteng Van der Wijck, Gombong, menjadi ajang strategis bagi berbagai pihak untuk memperluas jaringan bisnis dan memperkenalkan potensi daerah secara global. Dukungan dari Artha Graha Peduli dan jaringan usahanya turut memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, pariwisata, serta pemberdayaan UMKM melalui pendekatan terintegrasi. Acara yang mengusung tema *Connecting Business, Celebrating Culture, Promoting Tourism* menarik perhatian pelaku industri, investor, dan buyer dari Malaysia, Brunei Darussalam, China, hingga Nigeria.

Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, menegaskan Kebumen memiliki potensi besar sebagai pusat penghubung ekonomi kreatif dan budaya. Ia menyatakan kesiapan penuh untuk mempromosikan daerah ini di berbagai forum nasional maupun internasional. “Di mana pun saya berada, Kebumen akan menjadi prioritas saya,” tegasnya dalam keterangan resmi. Sementara itu, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menekankan bahwa kekayaan destinasi yang tersebar di 26 kecamatan dan 460 desa harus dimanfaatkan secara optimal. Ia mengajak seluruh peserta untuk merasakan langsung keindahan alam, kekayaan kuliner, dan keramahan masyarakat setempat sebagai bagian dari pengalaman wisata yang autentik.

Dukungan infrastruktur keuangan dan digital menjadi pilar utama dalam transformasi ekonomi lokal. PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (BAGI) memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan layanan perbankan khusus UMKM, termasuk kredit modal kerja, solusi transaksi bisnis melalui Artha Merchant, serta layanan valuta asing. Di sisi lain, Electronic City Indonesia Tbk menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan produktivitas pelaku usaha dan daya saing di pasar global. Melalui sinergi dengan mitra lokal, perusahaan berkomitmen memperkuat ekosistem digital di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Digitalisasi juga diperkuat melalui kemitraan dengan Qoin sebagai penyedia layanan pembayaran berbasis QRIS. GM Business & Operations Qoin, Netty Herawaty, menilai KTM 2026 menjadi momentum penting untuk memperluas akses UMKM ke ekosistem digital. “Digitalisasi bukan sekadar mempermudah pembayaran, tapi membuka peluang baru bagi pelaku usaha untuk tumbuh dan terhubung secara luas,” ujarnya. Sementara itu, PT Pesona Inti Rasa melalui produk GulaVit dan Takokak Win’s Tea turut berkontribusi dalam promosi kuliner dan kearifan lokal, menunjukkan kolaborasi antarbrand dalam memperkuat identitas budaya Indonesia.

Keterlibatan tokoh nasional seperti Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, serta diaspora Kebumen melalui IWAKK Walet Emas menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekonomi daerah yang berkelanjutan. Perwakilan Malaysia Tourism, Datuk Hadi Bachtiar bin Amnan, menyampaikan apresiasi tinggi atas keramahtamahan dan kesiapan infrastruktur di Kebumen, serta menyatakan komitmen untuk mempromosikan daerah ini di pasar Malaysia. Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan mitra internasional, KTM 2026 diharapkan menjadi awal dari transformasi ekonomi berkelanjutan yang membawa UMKM Kebumen ke pasar global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya