AS Sanksi Cucu Raul Castro dan Entitas Terkait
Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap Fidel Ernesto Castro Calis, cucu mantan pemimpin Kuba Raul Castro, serta lima entitas karena diduga mengeksploitasi sumber daya alam Kuba untuk keuntungan rezim.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Amerika Serikat mengumumkan langkah terbaru dalam tekanan diplomatiknya terhadap Kuba dengan menjatuhkan sanksi terhadap Fidel Ernesto Castro Calis, cucu mantan pemimpin negara tersebut, Raul Castro, beserta lima entitas lain. Keputusan ini diperkuat dengan tuduhan bahwa pihak-pihak yang terkena sanksi telah memanfaatkan cadangan alam dan energi Kuba untuk keuntungan politik dan ekonomi rezim.
Penetapan sanksi dilakukan oleh Departemen Luar Negeri AS, yang menekankan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang Washington untuk memperkuat tekanan terhadap pemerintah Kuba. Salah satu entitas yang disebut adalah Banco Exterior de Cuba, yang diduga menjadi perantara dalam aktivitas ekonomi yang merugikan kepentingan nasional Kuba.
Meski Raul Castro, yang kini berusia 95 tahun, tidak lagi menjabat secara resmi, ia tetap dianggap sebagai tokoh pengaruh dalam struktur kekuasaan di Kuba. Beberapa bulan sebelumnya, AS juga telah menargetkan anggota keluarga Castro lainnya, termasuk Presiden Miguel Diaz-Canel dan kerabat dekatnya, melalui serangkaian sanksi yang lebih luas.
Fidel Ernesto Castro Calis sendiri tidak pernah menjabat posisi politik resmi di Kuba. Namun, keterkaitannya dengan keluarga yang memiliki sejarah panjang dalam kepemimpinan negara menjadi alasan utama penjatuhan sanksi. Ayahnya, Alejandro Castro Espin, yang telah sebelumnya disanksi, pernah memainkan peran penting dalam perundingan rahasia antara Kuba dan AS yang berujung pada normalisasi hubungan diplomatik pada 2015.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


