Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

AS Serang Pulau Larak Iran atas Dugaan Siapkan Ranjau Laut

Amerika Serikat menyerang pulau kecil Larak di Selat Hormuz karena diduga Iran sedang mempersiapkan peluncuran roket bermuatan ranjau laut untuk mengancam jalur pelayaran internasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.34 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
AS Serang Pulau Larak Iran atas Dugaan Siapkan Ranjau Laut
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pulau Larak, wilayah kecil milik Iran yang berlokasi di ujung selatan negara itu, menjadi sasaran serangan udara Amerika Serikat pada malam Minggu. Serangan ini dilakukan setelah Washington mengklaim adanya indikasi persiapan peluncuran roket oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang mampu membawa ranjau laut menuju Selat Hormuz. Lokasi pulau ini sangat strategis, berada di pintu masuk timur Selat Hormuz, dengan jarak sekitar 40 hingga 45 kilometer tenggara Bandar Abbas.

Pulau yang memiliki luas sekitar 49 kilometer persegi dan penduduk sekitar 466 jiwa ini telah menjadi basis militer dan sistem pertahanan udara sejak puluhan tahun lalu. Letaknya yang berdekatan dengan Pulau Qeshm dan Pulau Hormuz semakin menekankan posisinya sebagai pengawas utama jalur pelayaran global. Sebanyak sepertiga perdagangan minyak dunia melintasi Selat Hormuz, menjadikan wilayah ini sebagai kunci utama pasokan energi global.

AS menyatakan bahwa tindakan militer tersebut merupakan respons terhadap ancaman nyata terhadap keamanan maritim internasional. Serangan ini merupakan yang pertama kali dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran sejak akhir Juli, dengan tujuan menghancurkan peluncur roket yang diduga akan digunakan untuk menyebar ranjau laut di perairan strategis tersebut. Media Iran melaporkan dua orang tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan drone, namun informasi ini belum diverifikasi secara resmi oleh pihak berwenang.

IRGC mengecam tindakan AS sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Iran dan menyatakan bahwa serangan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa konsekuensi. Pihak militer Iran menilai aksi tersebut sebagai kesalahan strategis yang berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan. Dengan posisi geografis yang krusial, Pulau Larak tetap menjadi simbol kepentingan strategis bagi Iran dalam menjaga kontrol atas jalur pelayaran vital dunia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya