AS Serang Pulau Larak Iran atas Dugaan Siapkan Ranjau Laut
Amerika Serikat menyerang pulau kecil Larak di Selat Hormuz karena diduga Iran sedang mempersiapkan peluncuran roket bermuatan ranjau laut untuk mengancam jalur pelayaran internasional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.34 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pulau Larak, wilayah kecil milik Iran yang berlokasi di ujung selatan negara itu, menjadi sasaran serangan udara Amerika Serikat pada malam Minggu. Serangan ini dilakukan setelah Washington mengklaim adanya indikasi persiapan peluncuran roket oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang mampu membawa ranjau laut menuju Selat Hormuz. Lokasi pulau ini sangat strategis, berada di pintu masuk timur Selat Hormuz, dengan jarak sekitar 40 hingga 45 kilometer tenggara Bandar Abbas.
Pulau yang memiliki luas sekitar 49 kilometer persegi dan penduduk sekitar 466 jiwa ini telah menjadi basis militer dan sistem pertahanan udara sejak puluhan tahun lalu. Letaknya yang berdekatan dengan Pulau Qeshm dan Pulau Hormuz semakin menekankan posisinya sebagai pengawas utama jalur pelayaran global. Sebanyak sepertiga perdagangan minyak dunia melintasi Selat Hormuz, menjadikan wilayah ini sebagai kunci utama pasokan energi global.
AS menyatakan bahwa tindakan militer tersebut merupakan respons terhadap ancaman nyata terhadap keamanan maritim internasional. Serangan ini merupakan yang pertama kali dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran sejak akhir Juli, dengan tujuan menghancurkan peluncur roket yang diduga akan digunakan untuk menyebar ranjau laut di perairan strategis tersebut. Media Iran melaporkan dua orang tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan drone, namun informasi ini belum diverifikasi secara resmi oleh pihak berwenang.
IRGC mengecam tindakan AS sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Iran dan menyatakan bahwa serangan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa konsekuensi. Pihak militer Iran menilai aksi tersebut sebagai kesalahan strategis yang berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan. Dengan posisi geografis yang krusial, Pulau Larak tetap menjadi simbol kepentingan strategis bagi Iran dalam menjaga kontrol atas jalur pelayaran vital dunia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


