Aset Asuransi RI Capai Rp1,172 Triliun di Juli 2026
Pertumbuhan aset asuransi nasional mencapai 1,59% year-on-year, didukung kinerja premi jiwa dan permodalan yang kuat di atas ambang batas regulator.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Aset industri asuransi di Indonesia pada bulan Juli 2026 mencapai angka Rp1.172,97 triliun, menunjukkan kenaikan sebesar 1,59% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan stabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan, meskipun terjadi perbedaan tren antar segmen. Secara khusus, asuransi komersial menyumbang sebagian besar dari total aset, yaitu Rp957,07 triliun, dengan pertumbuhan 2,54% secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan premi yang mencapai Rp199,80 triliun, naik 2,71% dari tahun sebelumnya. Di antara segmen premi, asuransi jiwa menjadi pendorong utama dengan kenaikan 7,76% menjadi Rp111,44 triliun, sementara premi asuransi umum dan reasuransi mengalami penurunan sebesar 3,04% menjadi Rp88,36 triliun. Kondisi ini menunjukkan pergeseran dinamika permintaan produk di pasar asuransi.
Dari sisi kekuatan permodalan, industri asuransi jiwa memiliki tingkat Risk Based Capital (RBC) sebesar 455,23%, sedangkan asuransi umum dan reasuransi mencatatkan RBC 322,01%—keduanya jauh melampaui ambang batas minimum 120% yang ditetapkan oleh regulator. Di sisi lain, aset asuransi non-komersial, termasuk BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta program jaminan ASN, TNI, dan Polri, tercatat Rp215,83 triliun, mengalami kontraksi 2,44% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di sektor dana pensiun, total aset per Juli 2026 mencapai Rp1.699,99 triliun, tumbuh 6,70% secara tahunan. Program pensiun sukarela tumbuh 4,24% menjadi Rp409,19 triliun, sementara program pensiun wajib—yang meliputi Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta tabungan hari tua ASN, TNI, dan Polri—mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi, yaitu 7,51% menjadi Rp1.290,80 triliun. Sementara itu, perusahaan penjaminan mengalami kontraksi aset sebesar 4,64% menjadi Rp46,48 triliun pada Juli 2026.
Sebagai upaya penguatan ekosistem, otoritas telah meluncurkan kerja sama strategis antara lima perusahaan asuransi dengan tujuh jaringan rumah sakit pada 3 September 2026. Kerja sama ini merupakan bagian dari inisiatif task force penguatan ekosistem asuransi kesehatan melalui Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ), yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas layanan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


