Asing Borong Saham, IHSG Melemah Tipis di Sesi I
Investor asing catatkan net buy Rp124,85 miliar meski IHSG turun 0,11% pada sesi I, dengan DSSA, TINS, dan CUAN jadi target pembelian terbesar.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi ringan pada perdagangan sesi I hari ini, Jumat (4/9/2026), setelah sempat melanjutkan kenaikan dari penutupan kemarin yang berada di level 6.667,89. Pada pukul 12.00 WIB, IHSG berada di posisi 6.660,79, turun 7,10 poin atau 0,11% dari pembukaan di level 6.695,69. Rentang pergerakan indeks berada antara 6.637,48 hingga 6.704,13, dengan 266 saham menguat, 325 saham melemah, dan 196 saham stagnan.
Kinerja sektor menunjukkan dominasi pelemahan, terutama pada sektor konsumer, kesehatan, industri, dan teknologi yang mencatat penurunan paling dalam. Sebaliknya, sektor energi menjadi satu-satunya yang mencatatkan kenaikan tertinggi. Beberapa emiten yang menjadi penekan utama bagi indeks antara lain ASII, SRAJ, VKTR, BRMS, dan INDF, yang menyumbang tekanan terhadap pergerakan IHSG secara keseluruhan.
Di tengah koreksi indeks, arus modal asing tetap positif dengan catatan net buy senilai Rp124,85 miliar di seluruh pasar pada sesi I. Total nilai transaksi asing mencapai Rp4,07 triliun, terdiri dari pembelian sebesar Rp2,10 triliun dan penjualan sebesar Rp1,97 triliun. Penguatan beli asing paling dominan terjadi pada PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) dengan nilai net buy mencapai Rp258,21 miliar, disusul PT Timah Tbk. (TINS) sebesar Rp98,51 miliar dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) senilai Rp67,48 miliar.
Pembelian asing juga tercatat pada emiten lain seperti PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan net buy Rp64,11 miliar, PT Petrosea (PTRO) Rp24,89 miliar, serta PT Adaro Andalan Indonesia (AADI) sebesar Rp19,89 miliar. Di sisi lain, aksi jual asing paling besar terjadi pada PT Astra International (ASII) dengan nilai jual bersih Rp57,51 miliar, disusul PT Aneka Tambang (ANTM) Rp38,75 miliar dan PT Indomonda Agrotama (IATA) Rp31,26 miliar. Penjualan juga tercatat pada saham ERAA, AMMN, dan BRMS, yang sejalan dengan kinerja saham-saham tersebut yang turut menjadi beban indeks.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

