Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asing Borong Saham Perbankan, IHSG Naik 1%

Investor asing catatkan net buy Rp1,07 triliun, didorong pembelian besar saham bank jumbo dan sejumlah emiten sektoral, dorong IHSG ke 6.667,89.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 08.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Asing Borong Saham Perbankan, IHSG Naik 1%
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pasar modal Indonesia menguat pada perdagangan Kamis (3/9/2026), ditopang aksi beli bersih asing senilai Rp1,07 triliun. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melonjak 1,09% ke posisi 6.667,89, mencatatkan penguatan setelah sebelumnya bergerak stabil. Transaksi harian mencapai Rp18,6 triliun dengan volume 39,3 miliar saham dalam 2,47 juta kali transaksi, menunjukkan tingkat likuiditas yang tinggi.

Dari total nilai pembelian asing sebesar Rp6,218 triliun, didominasi oleh emiten sektor perbankan. Bank Mandiri (BMRI) menjadi saham paling banyak dibeli asing dengan net buy Rp471,4 miliar, diikuti Bank Central Asia (BBCA) sebesar Rp207,1 miliar. Dua emiten lainnya, Bank Negara Indonesia (BBNI) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI), masing-masing mencatat net buy Rp87,4 miliar dan Rp35,1 miliar. Empat emiten perbankan utama ini menyumbang sekitar 75% dari total net buy asing harian.

Di luar sektor perbankan, asing juga memperkuat posisi di sejumlah emiten strategis. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) menjadi incaran dengan net buy Rp131,9 miliar, disusul Aneka Tambang (ANTM) Rp109 miliar, Alamtri Resources Indonesia (ADRO) Rp95 miliar, dan Chandra Asri Pacific (TPIA) Rp94 miliar. Selain itu, saham Astra International (ASII), Erajaya Swasembada (ERAA), serta Dian Swastatika Sentosa (DSSA) juga mendapatkan minat beli bersih masing-masing di atas Rp50 miliar.

Namun, sejumlah emiten justru menjadi sasaran penjualan asing. Buana Lintas Lautan (BULL) menjadi saham dengan net sell terbesar sebesar Rp97,3 miliar, disusul Bumi Resources (BUMI) Rp88 miliar dan Petrosea (PTRO) Rp84,8 miliar. Jual bersih juga tercatat pada Kota Satu Properti (KOTA), Bumi Resources Minerals (BRMS), Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), Indosat (ISAT), Merdeka Gold Resources (EMAS), Intermedia Capital (MDIA), dan Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS).

Penguatan IHSG dan aksi beli asing menunjukkan kembali kepercayaan investor asing terhadap sektor perbankan dan emiten sektoral dengan prospek fundamental kuat. Pergerakan pasar hari ini juga mencerminkan keseimbangan antara sentimen positif di sektor utama dan koreksi terhadap emiten dengan risiko operasional tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya