Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asing Dominasi Pasar Modal, Investor RI Capai 31 Juta

Aliran modal asing memperkuat pasar modal Indonesia di Agustus 2026, dengan jumlah investor melonjak jadi 31,14 juta dan pencapaian nilai pasar yang signifikan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Asing Dominasi Pasar Modal, Investor RI Capai 31 Juta
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup bulan Agustus 2026 di level 6.525,48, menunjukkan kenaikan 4,64% dibanding bulan sebelumnya. Penguatan ini didorong oleh kepercayaan investor asing yang terus meningkat, yang mencatatkan pembelian bersih senilai Rp1,19 triliun di pasar saham. Di pasar Surat Berharga Negara (SBN), aliran modal asing bahkan lebih besar, mencapai net buy Rp15,35 triliun secara bulanan.

Kondisi likuiditas pasar juga mengalami perbaikan signifikan. Rata-rata selisih harga beli dan jual saham (bid-ask spread) menyempit menjadi 1,17%, lebih rendah dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di 1,33%. Di pasar obligasi, Indeks Komposit Obligasi Indonesia (ICBI) menguat 2,23% menjadi 410,04, mencerminkan sentimen positif terhadap instrumen utang negara.

Pertumbuhan investor menjadi salah satu indikator utama keberlanjutan pasar. Selama Agustus 2026, tercatat 1,07 juta investor baru bergabung, menjadikan total jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 31,14 juta—naik 52,9% dibanding tahun berjalan. Meski nilai aktiva bersih reksa dana tumbuh tipis 0,05% menjadi Rp652,88 triliun, terjadi net redemption sebesar Rp8,5 triliun, menunjukkan pergeseran preferensi investasi.

Produk baru berupa Exchange Traded Fund (ETF) emas yang diluncurkan pada 10 Agustus langsung menarik minat pasar. Hingga akhir bulan, tujuh produk ETF emas dari tujuh manajer investasi berhasil mengumpulkan dana kelolaan sebesar Rp90,39 miliar. Di sisi lain, penggalangan dana korporasi mencapai Rp128,8 triliun sejak awal tahun, dengan 24 penawaran umum masih dalam proses, sementara crowdfunding saham telah menyerap dana Rp2,04 triliun dari 352.853 lot transaksi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya