Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asing Jual Bersih Rp1,14 Triliun, BBCA Pimpin Penurunan IHSG

Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp1,14 triliun di BEI pada sesi pertama perdagangan Jumat, dengan Bank Central Asia (BBCA) menjadi saham dengan aksi jual terbesar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 15.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Asing Jual Bersih Rp1,14 Triliun, BBCA Pimpin Penurunan IHSG📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada sesi pertama Jumat (18/9/2026) menunjukkan dominasi aksi jual dari investor asing, yang mencatatkan net sell sebesar Rp1,14 triliun. Dalam periode tersebut, nilai pembelian asing tercatat Rp1,32 triliun, sementara penjualan mencapai Rp2,46 triliun, mencerminkan tekanan bearish yang signifikan terhadap pasar. Meskipun demikian, pergerakan pasar perlu dilihat secara komprehensif karena adanya transaksi besar yang memengaruhi volume dan harga saham tertentu.

Salah satu transaksi besar terjadi pada saham PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), yang melibatkan pasar negosiasi dengan nilai sekitar Rp738 miliar. Transaksi tersebut melibatkan sekitar 180 juta saham dengan harga Rp4.100 per saham, berkontribusi terhadap volatilitas pasar. Di pasar reguler, saham-saham unggulan seperti Bank Central Asia (BBCA) menjadi fokus penjualan asing, dengan nilai net sell mencapai Rp222,05 miliar, menjadi yang tertinggi di antara saham-saham lainnya.

Sektor perbankan dan energi menjadi wilayah utama aksi jual asing. Selain BBCA, saham PT Bank Mandiri (BMRI), Telkom Indonesia (TLKM), Amman Mineral (AMMN), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga tercatat dalam daftar 10 saham dengan net sell terbesar. Di sisi lain, asing tetap menunjukkan minat terhadap sejumlah emiten, dengan Aneka Tambang (ANTM) menjadi saham dengan net buy terbesar mencapai Rp41,09 miliar, disusul Astra International (ASII) dan Adaro Andalan Indonesia (AADI).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir sesi pertama turun 22,69 poin atau 0,35% ke level 6.439,74. Sebanyak 429 saham melemah, 213 saham menguat, dan 321 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp7,49 triliun dengan volume 14,36 miliar saham dalam 1,07 juta transaksi. Kapitalisasi pasar berkurang menjadi Rp11.266 triliun, menunjukkan tekanan berkelanjutan terhadap sentimen pasar pada hari itu.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya