Asing Lepas Saham VICI, Pengendali Baru Muncul
Transaksi saham VICI senilai Rp1,25 triliun menandai perubahan kepemilikan dari asing ke entitas lokal yang kini menjadi pengendali.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 22.35 WITA·👁 4 orang membaca· 3 hari ini · 7x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada 10 September 2026, terjadi perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan saham PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) setelah sejumlah besar saham dipindahkan dari pemegang asing ke entitas dalam negeri. Transaksi ini melibatkan penjualan penuh saham oleh Beauty Brands International Pte Ltd, yang melepas seluruh kepemilikannya sebanyak 1,677 miliar saham atau setara 25% dari total modal. Penjualan dilakukan dengan harga Rp747 per saham, menghasilkan nilai transaksi sekitar Rp1,25 triliun.
Pembeli dari transaksi tersebut adalah Sukses Sejati Sejahtera, yang melaporkan pembelian saham dalam jumlah dan harga yang sama. Setelah transaksi, kepemilikan Sukses Sejati Sejahtera naik dari 4,021 miliar saham (59,95%) menjadi 5,698 miliar saham atau 84,95%, menempatkannya sebagai pemegang saham pengendali. Dalam laporan kepemilikan, entitas ini juga tercatat sebagai anggota direksi VICI, menunjukkan keterlibatan aktif dalam pengelolaan perusahaan.
Sementara itu, Beauty Brands International tidak lagi memiliki saham VICI setelah transaksi, sehingga posisinya sebagai pemegang saham asing di perusahaan tersebut lenyap secara total. Perubahan kepemilikan ini menimbulkan kenaikan tajam dalam volume perdagangan, dengan 16,77 juta lot saham VICI berpindah tangan pada harga rata-rata Rp747 per saham. Transaksi ini menjadi penyebab utama melambungnya nilai *net sell* asing pada hari itu hingga mencapai Rp1,95 triliun.
Namun, jika transaksi VICI dikeluarkan dari perhitungan, angka *net foreign sell* pada perdagangan tersebut hanya berkisar di Rp700 miliar, menunjukkan bahwa aktivitas pasar secara umum tidak terlalu negatif. Pihak Sukses Sejati Sejahtera menegaskan bahwa transaksi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kontrol atas VICI, serta menyatakan komitmen untuk menjaga stabilitas dan arah pengembangan perusahaan ke depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.
11 September 2026

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Konsumen yang membeli iPhone 18 Duo 2 TB dari AS harus siap membayar bea masuk dan PPN hingga Rp10,5 juta saat masuk ke Indonesia.
11 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.570 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.570/US$ pada awal perdagangan Jumat, dipengaruhi penguatan dolar global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
11 September 2026

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026
PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.
11 September 2026
Berita Lainnya

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


