Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Astra Perkuat Pencegahan Stunting di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango

Program Desa Sejahtera Astra Gedepangrango terus diperkuat melalui intervensi gizi, penguatan Posyandu, dan pendampingan keluarga sejak Juni 2025.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Astra Perkuat Pencegahan Stunting di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sejak bulan Juni 2025, PT Astra International Tbk secara aktif memperkuat program pencegahan stunting di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango, Kabupaten Sukabumi, melalui pendekatan berkelanjutan di tingkat desa. Fokus utama program ini mencakup penguatan kapasitas kader kesehatan, intervensi gizi bagi ibu hamil dan balita, peningkatan layanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), serta kunjungan rutin ke rumah keluarga penerima manfaat. Upaya ini menjadi bagian dari kolaborasi strategis dengan pemerintah dalam mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, meninjau langsung kegiatan di desa tersebut pada 9 Oktober 2025. Kunjungan ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat sistem pencegahan stunting melalui pendampingan keluarga dan penguatan infrastruktur layanan kesehatan dasar. Ia menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan Astra sebagai orang tua asuh, yang dinilai krusial dalam memperluas akses pencegahan stunting di tingkat akar rumput.

Dalam kunjungan, dilakukan serah terima bantuan nutrisi untuk keluarga risiko stunting, termasuk makanan siap santap dan bahan pangan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan. Selain itu, bantuan non-nutrisi seperti perbaikan jamban, penyediaan air bersih, rumah layak huni, edukasi pencegahan stunting, serta pendampingan ibu hamil dan pengasuhan balita juga diserahkan. Para kader pendamping keluarga diberi pin sebagai bentuk pengakuan atas peran strategis mereka dalam program ini.

Peningkatan layanan kesehatan primer terlihat dari hasil implementasi Posyandu ILP, yang meningkatkan jumlah kunjungan dari 706 menjadi 795, atau naik 13% per September 2025. Kunjungan paling banyak dilakukan oleh remaja (68%) dan kelompok dewasa serta lansia (90%). Sejak April hingga Juni 2026, 55 kader melakukan kunjungan rumah rutin, menjangkau 674 keluarga atau 1.781 anggota keluarga, dengan rencana perpanjangan hingga Maret 2027 melalui dukungan CSR Astra.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, program ini juga mendorong pengembangan potensi lokal seperti wisata alam Legok Icak, yang menjadi salah satu pilar ekonomi berkelanjutan di desa. Sejak 2021, Desa Sejahtera Astra telah beroperasi di lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi, menjangkau lebih dari 3 juta penerima manfaat. Astra menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat merupakan kunci untuk mewujudkan kesejahteraan bersama, sejalan dengan visi Sejahtera Bersama Bangsa dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya