Prancis Tanggapi Demo Pelajar dengan Rekrut 3.000 Guru Pengganti
Pemerintah Prancis resmi menjanjikan penambahan 3.000 guru pengganti untuk sekolah menengah atas yang terdampak krisis tenaga pendidik akibat aksi demonstrasi pelajar.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Prancis mengumumkan langkah strategis untuk menanggulangi krisis tenaga pengajar di sekolah menengah atas setelah gelombang aksi demonstrasi berkepanjangan oleh pelajar di berbagai wilayah. Menteri Pendidikan Edouard Geffray menyatakan komitmen penuh untuk menempatkan 3.000 guru pengganti dalam waktu dekat, khususnya di sekolah-sekolah yang mengalami tekanan akibat absennya staf secara masif. Langkah ini menjadi respons langsung terhadap tuntutan pelajar yang menyoroti kondisi infrastruktur dan kualitas layanan pendidikan yang buruk.
Aksi protes yang melibatkan hampir 72 ribu orang ini dipicu oleh kondisi sekolah yang dikeluhkan semakin memburuk, terutama di daerah pinggiran. Banyak sekolah menunjukkan kerusakan fisik seperti atap bocor, dinding berlubang, toilet tidak berfungsi, hingga adanya tikus berkeliaran. Selain itu, ruang kelas terlalu padat, meja dan kursi tidak mencukupi, serta jumlah guru pengganti yang minim menyebabkan pembelajaran terganggu. Pelajar menegaskan bahwa ketidaksetaraan dalam akses pendidikan harus diakhiri demi keadilan sistem publik.
Geffray menegaskan bahwa guru pengganti akan segera dikerahkan ke 114 sekolah menengah dari total 3.700 sekolah yang terdampak, dengan prioritas pada institusi yang paling membutuhkan. Ia menekankan bahwa sistem pendidikan harus mampu memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara, tanpa memandang latar belakang geografis atau sosial. “Tidak seharusnya ada yang lebih berpendidikan daripada yang lain hanya karena lokasi sekolahnya,” tegas seorang pelajar berusia 15 tahun, Jeanne, yang menjadi wakil suara gerakan.
Pemerintah juga mengakui bahwa beban kerja berlebihan dan gaji yang belum kompetitif menjadi salah satu faktor utama mengapa banyak guru tidak hadir. Dengan adanya penambahan guru pengganti, diharapkan beban kerja bisa berkurang dan kondisi belajar kembali stabil. Hingga saat ini, otoritas keamanan mencatat lebih dari 500 orang terlibat dalam kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerusuhan, namun mayoritas aksi tetap berjalan secara damai dan terorganisir.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Presiden Mesir Kunjungi Indonesia, 9 Ruas Jalan di Jakarta Dilintasi
Kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Abdul Fattah El-Sisi ke Indonesia berlangsung pada 10–11 Oktober 2026, dengan rombongan melintasi sembilan ruas jalan protokol di Jakarta.
10 Oktober 2026

MK Tolak Permohonan Diskualifikasi Gibran, Arse: Pemakzulan Tak Bisa Dijalankan
Putusan MK yang menolak permohonan diskualifikasi Gibran sebagai wakil presiden menegaskan bahwa tidak ada bukti kuat ia memiliki ijazah luar negeri, sehingga pemakzulan berdasarkan syarat tidak memenuhi kriteria tidak dapat dilakukan.
10 Oktober 2026

Pansus Ijazah Gibran Mulai Dibahas di DPR
Wacana pembentukan pansus untuk menyelidiki status ijazah Gibran dalam kontestasi pilpres 2024 mulai mengemuka di DPR, menyusul putusan MK yang menyatakan syarat pendidikan tidak terpenuhi.
10 Oktober 2026
Stabilisasi Harga Pupuk Dorong Produktivitas Petani
Pemerintah memperkuat akses petani terhadap pupuk subsidi melalui penurunan HET dan perbaikan tata kelola untuk menjamin kelancaran produksi pertanian.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Mahkamah Agung Pakistan Tuntut Reformasi Sistem Hukum Hadapi KDRT
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.26 WITA

Singapura Pilih Dorong Pendapatan, Bukan Kendalikan Harga
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.26 WITA

Gempa M 7,7 di Panama Ditetapkan sebagai Bencana Besar
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.25 WITA

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Status Wapres Tetap Utuh
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.25 WITA

Anak Krakatau Naik Status Siaga, Masyarakat Dilarang Masuki Zona 5 Km
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.25 WITA

Indra Kenz Kembali Ditahan di Sel Isolasi Lapas Tangerang
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.25 WITA

Kirana Larasati Bantah Terlibat Kelola Dana Investasi Bodong
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.25 WITA

Jennifer Coppen Bantah Terlibat Kelola Investasi Emas Rp25 Miliar
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.24 WITA

