Singapura Pilih Dorong Pendapatan, Bukan Kendalikan Harga
Perdana Menteri Lawrence Wong menegaskan pemerintah tak akan batasi harga untuk turunkan biaya hidup, karena risiko kelangkaan pasokan lebih besar daripada manfaatnya.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, secara terbuka menyampaikan bahwa negaranya bukan destinasi yang murah bagi kehidupan sehari-hari. Namun, ia menolak kebijakan pengendalian harga sebagai respons terhadap tekanan inflasi dan kenaikan biaya hidup. Menurut Wong, intervensi langsung terhadap harga berpotensi mengganggu aliran pasokan dan justru memperparah kondisi ekonomi jangka panjang.
Dalam forum Forbes Global CEO Conference, Wong menjelaskan bahwa pemerintah lebih memilih pendekatan berkelanjutan dengan fokus pada peningkatan pendapatan riil masyarakat. Strategi ini diarahkan khusus untuk mendorong kesejahteraan kelompok berpenghasilan rendah, yang paling terdampak oleh fluktuasi harga komoditas dan utilitas.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai bentuk dukungan langsung, termasuk pengurangan tagihan listrik, air, dan gas, serta penyaluran bantuan tunai kepada rumah tangga yang mengalami tekanan finansial akibat kenaikan biaya hidup. Pemerintah meyakini bahwa penguatan daya beli melalui pendapatan lebih efektif daripada pengendalian harga yang bersifat sementara.
Wong menekankan bahwa solusi jangka panjang harus berbasis pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan keberlanjutan sistem pasokan. Dengan tidak memilih pendekatan kontrol harga, Singapura berupaya menjaga stabilitas pasar dan mendorong inovasi sekaligus efisiensi dalam sektor ekonomi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anak Krakatau Naik Status Siaga, Masyarakat Dilarang Masuki Zona 5 Km
Status Gunung Anak Krakatau dinaikkan menjadi Siaga sejak 9 Oktober 2026 akibat 14 kali erupsi dalam empat hari, dengan larangan pendakian hingga radius 5 kilometer.
10 Oktober 2026

Kirana Larasati Bantah Terlibat Kelola Dana Investasi Bodong
Aktor dan presenter Kirana Larasati membantah terlibat dalam pengelolaan dana nasabah di platform investasi logam mulia yang kini diselidiki.
10 Oktober 2026

Jennifer Coppen Bantah Terlibat Kelola Investasi Emas Rp25 Miliar
Jennifer Coppen membantah terlibat dalam pengelolaan dana investasi emas yang diduga menimbulkan kerugian Rp25 miliar, menegaskan hanya berperan sebagai brand ambassador sesuai kontrak.
10 Oktober 2026

Kebon Baru dan Cilandak Barat Sabet Finalis BSA dengan Inovasi dan Kolaborasi
Dua kelurahan di Jakarta Selatan, Kebon Baru dan Cilandak Barat, menunjukkan inovasi pengelolaan lingkungan dan potensi wisata dalam festival final Benyamin S Award.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Prancis Tanggapi Demo Pelajar dengan Rekrut 3.000 Guru Pengganti
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.27 WITA

Mahkamah Agung Pakistan Tuntut Reformasi Sistem Hukum Hadapi KDRT
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.26 WITA

Gempa M 7,7 di Panama Ditetapkan sebagai Bencana Besar
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.25 WITA

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Status Wapres Tetap Utuh
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.25 WITA

Indra Kenz Kembali Ditahan di Sel Isolasi Lapas Tangerang
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.25 WITA

Presiden Mesir Kunjungi Indonesia, 9 Ruas Jalan di Jakarta Dilintasi
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.24 WITA

Revisi UU Narkoba Dipercepat, Fokus Rehabilitasi Korban Bukan Hukuman
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.24 WITA

Lapas Merauke Kembali Normal Setelah Kebakaran dan Kaburnya Napi
Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.24 WITA

