Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lapas Merauke Kembali Normal Setelah Kebakaran dan Kaburnya Napi

Kondisi Lapas Kelas IIB Merauke telah pulih pasca-kebakaran dan kaburnya narapidana, dengan 33 orang sudah ditangkap kembali.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Lapas Merauke Kembali Normal Setelah Kebakaran dan Kaburnya Napi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melaporkan bahwa situasi di Lapas Kelas IIB Merauke, Papua Selatan, kini berangsur pulih dan berada dalam kendali penuh. Kebakaran yang sempat terjadi setelah razia handphone telah berhasil dipadamkan, serta seluruh narapidana yang kabur telah berhasil diamankan. Kepala Inspektur Jenderal Kemenimipas, Komjen Pol Rudi Setiawan, menyatakan bahwa keadaan di dalam lapas sudah kembali normal dan aman.

Peristiwa ini terjadi dalam konteks koordinasi tingkat menteri yang digelar di Jakarta Selatan, di mana Rudi Setiawan menyampaikan update kondisi lapas setelah rapat bersama instansi terkait seperti Polri dan Kejaksaan Agung. Ia menegaskan bahwa tindakan penanganan cepat telah dilakukan untuk menstabilkan situasi, termasuk penegakkan kembali keamanan dan pengembalian narapidana ke sel tahanan.

Menurut Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga, kebakaran diduga berasal dari dalam lapas dan kemungkinan besar disebabkan oleh tindakan warga binaan. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap akar persoalan, termasuk motif di balik keributan yang memicu kebakaran. Dari hasil operasi, sebanyak 33 narapidana yang kabur berhasil ditangkap dalam waktu singkat.

Pihak keamanan menegaskan bahwa penanganan insiden ini dilakukan secara terkoordinasi dan berbasis data. Tidak ada ancaman lanjutan terhadap keamanan publik, serta tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Penyelidikan lebih lanjut tetap berjalan untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya