Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

B50 Siap Menyentuh Seluruh Indonesia Mulai 1 Oktober 2026

Pemerintah optimistis program biodiesel B50 dapat diimplementasikan secara nasional mulai 1 Oktober 2026, setelah penyaluran mencapai 80% secara nasional dan lebih dari 90% oleh Pertamina.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 11.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
B50 Siap Menyentuh Seluruh Indonesia Mulai 1 Oktober 2026
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kembali menegaskan komitmen penuh dalam mewujudkan implementasi biodiesel B50 di seluruh wilayah Indonesia, dengan target pelaksanaan penuh mulai 1 Oktober 2026. Hingga saat ini, tingkat penyaluran B50 secara nasional telah mencapai 80%, dengan capaian tertinggi tercatat di PT Pertamina (Persero) yang menyentuh lebih dari 90% dalam dua bulan terakhir. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memantau secara ketat seluruh penyalur untuk memastikan ketersediaan produk di seluruh titik distribusi menjelang masa transisi akhir September.

Dalam kegiatan The 12th Indonesia EBTKE ConEx 2026 di Jiexpo, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) menekankan bahwa seluruh badan usaha, termasuk perusahaan swasta, tetap diminta menyelesaikan proses distribusi stok hingga akhir bulan ini. Dengan rata-rata nasional 80%, pemerintah masih menuntut ketercapaian penuh agar B50 dapat diterapkan secara merata tanpa hambatan di awal pelaksanaan.

Keberhasilan Indonesia dalam menerapkan B50 di tingkat nasional menjadikan negara ini sebagai pemimpin dunia dalam penggunaan bahan bakar nabati dalam diesel. Program ini kini sedang disiapkan untuk dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional sebagai bukti karya inovatif dan kontribusi nyata terhadap pengembangan energi berkelanjutan global. Pemerintah yakin, keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian teknis, tetapi juga posisi strategis bagi Indonesia dalam isu energi global.

Sejalan dengan progres B50, pemerintah telah memulai kajian teknis untuk mempertimbangkan peningkatan bauran menjadi B60 pada tahun 2027. Salah satu alternatif yang dikaji adalah integrasi hidrokarbon vegetatif (HVO) sebagai komponen pendukung, dengan pertimbangan teknis dan ketersediaan bahan baku. Langkah ini diharapkan dapat mendorong efisiensi dan keberlanjutan lebih jauh, sambil memperkuat ekosistem biodiesel nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya