Bali Perkuat Komitmen Perdamaian Melalui Refleksi Budaya
Gelaran refleksi universal di Kura Kura Bali menegaskan sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga perdamaian global melalui budaya dan nilai kebersamaan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 07.48 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali, melalui Unit Pelaksana Daerah (UID) setempat, menyelenggarakan Tri Hita Karana Universal Reflection Ceremony 2026 pada Sabtu, 5 September. Acara ini menjadi wadah penting bagi berbagai pihak untuk menunjukkan komitmen bersama dalam membangun perdamaian berkelanjutan di tingkat global. Melalui ritual refleksi dan doa bersama, peserta menekankan pentingnya harmoni antara manusia, alam, dan kehidupan spiritual.
Pertunjukan budaya menjadi elemen kunci dalam perhelatan, menampilkan kesenian tradisional yang mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal. Setiap tarian dan musik dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya yang menjadi fondasi perdamaian. Melalui ekspresi seni ini, peserta ingin menyampaikan pesan bahwa kerukunan dapat dibangun dari penghargaan terhadap keberagaman dan tradisi.
Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan pelaku budaya untuk menyelaraskan langkah dalam menjaga stabilitas sosial. UID Bali menegaskan bahwa peran institusi bukan hanya membangun ekonomi, tetapi juga memelihara nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Dengan pendekatan berbasis budaya, acara ini menunjukkan bahwa perdamaian bukan hanya hasil dari kebijakan, tetapi juga hasil dari kesadaran kolektif.
Tujuan utama dari refleksi ini adalah memperkuat jaringan kerja sama lintas sektor dalam membangun masyarakat yang damai dan berkelanjutan. Dengan mengedepankan nilai Tri Hita Karana—harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan—acara ini menjadi contoh konkret bagaimana budaya dapat menjadi alat diplomasi sosial. Melalui langkah-langkah kolektif, Bali terus menunjukkan peran strategis dalam mempromosikan perdamaian di tengah dinamika global yang kompleks.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 digelar malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, menggabungkan seni tradisi dan teknologi modern untuk menarik generasi muda.
25 Oktober 2026

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Pemerintah resmi meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan di 3.679 SPBU melalui pemberdayaan putra-putri daerah.
25 Oktober 2026

Cak Imin Dorong Pemberdayaan bagi Penerima Bansos
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menekankan pentingnya anggaran pemberdayaan untuk penerima bantuan sosial guna kurangi ketergantungan dan tingkatkan kemandirian ekonomi.
25 Oktober 2026

Bandara Baru Sydney Mulai Beroperasi 24 Jam
Bandara Internasional Western Sydney resmi membuka penerbangan penumpang perdana dengan rute ke Gold Coast, menawarkan layanan nonstop 24 jam sehari.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

Demonstrasi Anti-Sistem di Barcelona Ricuh, 100 Orang Ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

