Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bandara Husein Sastranegara Dorong UMKM Manfaatkan Lonjakan Kunjungan

Bandara Husein Sastranegara menyiapkan ruang khusus bagi UMKM untuk menjaring peluang ekonomi dari meningkatnya penerbangan domestik dan internasional, terutama ke Denpasar yang sudah mencapai kapasitas penuh.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Bandara Husein Sastranegara Dorong UMKM Manfaatkan Lonjakan Kunjungan
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Bandara Husein Sastranegara kini memperkuat keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan lonjakan trafik penerbangan. Dengan optimalisasi jaringan penerbangan lintas pulau dan internasional, bandara berupaya menjadikan UMKM sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Peningkatan jumlah rute dan frekuensi penerbangan menjadi fondasi utama dalam menyusun strategi ekonomi berbasis pariwisata dan perdagangan.

Kapasitas penerbangan ke Denpasar, Bali, kini mencapai 97–98 persen, bahkan sering kali mencapai penuh. Rute tersebut menjadi yang paling padat, menunjukkan tingginya permintaan wisatawan ke destinasi utama tersebut. Dukungan dari maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, dan Susi Air telah mendorong peningkatan konektivitas. Dengan rencana masuknya Super Air Jet pada 18 September, total rute yang melayani Bandara Husein Sastranegara diperkirakan mencapai sekitar 10 rute.

Untuk memastikan manfaat ekonomi merata, pihak bandara telah menjalin koordinasi dengan Paguyuban Pasar Baru yang menaungi sekitar 4.500 pedagang. Keterlibatan para pelaku usaha ini diharapkan menjadi penopang utama dalam memenuhi kebutuhan wisatawan. Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Riung Priangan, serta pelaku usaha travel dan perhotelan untuk menyusun paket wisata dan promosi bersama. Beberapa pihak sudah menyatakan minat untuk memasarkan produk mereka di area bandara.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, ruang khusus bagi UMKM telah disiapkan di dalam area bandara. Pengelolaan ruang tersebut akan dilakukan bersama Pemerintah Kota Bandung, termasuk proses kurasi produk dan seleksi pelaku usaha. Langkah ini dirancang agar peningkatan jumlah penumpang tidak hanya berdampak pada volume perjalanan, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, perdagangan, akomodasi, dan layanan wisata secara menyeluruh.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya