Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bandara Husein Sastranegara Siap Jadi Bandara Internasional Mulai 2026

Kemenhub siap menetapkan kembali Bandara Husein Sastranegara sebagai bandara internasional pada Oktober 2026, dengan kesiapan infrastruktur mencapai 99,85 persen.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 19.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Bandara Husein Sastranegara Siap Jadi Bandara Internasional Mulai 2026
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan pembaruan daftar bandara internasional yang dijadwalkan diumumkan pada Oktober 2026, salah satunya mencakup reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Bandung sebagai pintu masuk penerbangan internasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengembangan konektivitas udara nasional yang lebih inklusif dan efisien.

Pengelola bandara menyatakan bahwa kesiapan fasilitas telah mencapai tingkat 99,85 persen, termasuk seluruh aspek infrastruktur terminal, area layanan penumpang, serta penunjang CIQ (Customs, Immigration, and Quarantine). Sisa pekerjaan saat ini terbatas pada pengecatan yang belum merata, pembersihan area, dan penyesuaian detail operasional minor.

Dengan landasan pacu berukuran 2.220 meter x 45 meter, bandara mampu menampung hingga 10 pergerakan pesawat per hari, terdiri dari delapan penerbangan rutin dan dua tidak rutin. Apronnya dapat menampung delapan pesawat secara bersamaan, sementara terminal seluas 17.000 meter persegi telah dibagi secara spesifik, dengan 12.000 meter persegi untuk penerbangan domestik dan 5.000 meter persegi khusus untuk penerbangan internasional.

Alur penumpang kedatangan dan keberangkatan telah direncanakan secara matang untuk mencegah antrean dan penumpukan, serta telah diserahkan kepada instansi terkait untuk evaluasi. Peningkatan kapasitas ini diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat posisi Bandung sebagai pusat transportasi strategis di Jawa Barat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya