Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bandara Soetta Tutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta terjadi akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang mencapai wilayah terminal, mengganggu 33 penerbangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.49 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Bandara Soetta Tutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang resmi menghentikan sementara operasional penerbangan sejak pukul 01.30 WIB, menyusul masuknya abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau ke area udara sekitar bandara. Keputusan ini dikeluarkan berdasarkan pemberitahuan resmi kepada penerbangan (NOTAM) nomor A3341/26, yang menandai adanya ancaman keselamatan penerbangan akibat material erupsi yang terdeteksi di ketinggian operasional pesawat. Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan layanan penerbangan akan kembali beroperasi secara normal.

Pantauan di Terminal 3 menunjukkan lantai area luar terdampak abu halus yang menyebar di permukaan, disebabkan oleh hujan abu yang turun akibat aktivitas vulkanik. Di dalam terminal, ribuan penumpang terjebak menunggu informasi resmi dari maskapai terkait jadwal penerbangan mereka. Banyak dari mereka mengaku tiba jauh sebelum waktu keberangkatan, namun tetap terdampak pembatalan atau penundaan karena kebijakan keselamatan penerbangan.

Dari data terkini, sebanyak 33 penerbangan terdampak, termasuk 16 penerbangan internasional dan 11 domestik. Rute yang terpengaruh meliputi rute ke Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul, Doha, Amsterdam, Kuala Lumpur, Lampung, Denpasar, dan Surabaya. Beberapa maskapai, termasuk Pelita Air, telah menawarkan opsi pengembalian dana penuh hingga 100% bagi penumpang yang terdampak. Salah satu penumpang, Wulan Sari, menyatakan penerbangannya ke Singapura dibatalkan dan akan dijadwalkan ulang ke hari berikutnya, sementara lainnya, Hadrianto, memilih menunggu kepastian tanpa membatalkan tiket.

Pihak pengelola bandara mengimbau seluruh pengguna jasa untuk selalu memeriksa status penerbangan melalui saluran resmi maskapai sebelum berangkat. Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi layanan pelanggan InJourney Airports melalui nomor 172. Keputusan penutupan ini diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan penerbangan dan menghindari risiko yang membahayakan penumpang dan awak pesawat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya