Banjir Bandang Landa Jalur Trekking Langtang, Ratusan Wisatawan Hilang
Banjir bandang di perbatasan Nepal-China merusak jalur trekking populer Langtang, menyebabkan 644 wisatawan—termasuk 517 asing—hilang atau belum bisa dihubungi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 21.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Peristiwa banjir bandang yang melanda kawasan perbatasan antara Nepal dan China pada Rabu (26/8) menimbulkan dampak serius pada infrastruktur dan keselamatan wisatawan di kawasan trekking Langtang. Daerah yang terdampak mencakup Distrik Rasuwa, salah satu akses utama menuju kawasan alam yang menjadi destinasi favorit pendaki dan pelancong. Titik awal trekking, Syabrubesi, dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat arus deras yang menghancurkan jembatan dan jalan setapak.
Langtang, yang terletak sekitar 130 kilometer di utara Lembah Kathmandu dan berdekatan dengan perbatasan dengan Tibet, merupakan salah satu dari tiga destinasi trekking utama di Nepal, sejajar dengan rute Everest dan Annapurna. Wilayah ini mencakup Langtang National Park dan dikenal karena kombinasi alamnya yang menakjubkan, termasuk pemandangan Gunung Langtang Lirung, hutan pegunungan, gletser, dan danau-danau di ketinggian tinggi. Selain keindahan alam, kawasan ini juga menjadi rumah bagi masyarakat adat Tamang, yang turut menjadi bagian dari pengalaman budaya wisatawan.
Jalur utama yang sering dilalui adalah Langtang Valley Trek, yang dimulai dari Syabrubesi dan berakhir di Kyanjin, mencakup rute melalui Bamboo, Lama Hotel, Ghora Tabela, dan Langtang, dengan ketinggian akhir mencapai sekitar 3.800 meter di atas permukaan laut. Selain itu, ada juga Gosaikunda—danau suci di ketinggian 4.380 meter—serta Tamang Heritage Trail yang menawarkan eksplorasi desa-desa tradisional. Namun, bencana alam ini kini mengganggu akses dan menghentikan sementara aktivitas wisata.
Menurut laporan terkini, sebanyak 644 wisatawan—termasuk 517 wisatawan asing dan 127 lokal—dilaporkan hilang atau belum dapat dihubungi setelah bencana terjadi. Operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung di wilayah yang terisolasi dan terdampak parah. Kondisi medan yang sulit serta cuaca ekstrem menjadi tantangan utama bagi tim penolong.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

