Banjir Nepal Picu Kerugian Rp45 Triliun, Ribu Orang Masih Hilang
Banjir bandang akibat longsoran gletser di Nepal menyebabkan kerugian mencapai Rp45 triliun dan menewaskan lebih dari 1.250 orang, dengan lebih dari 4.200 orang masih hilang.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.30 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bencana banjir bandang yang melanda wilayah perbatasan Nepal dengan China pada 26 Agustus 2026 telah menimbulkan kerusakan luas pada infrastruktur, perumahan, dan fasilitas publik. Berdasarkan estimasi awal, kerugian total diperkirakan mencapai 387,5 miliar rupee Nepal, setara sekitar Rp45 triliun. Angka ini masih dalam tahap penilaian awal dan akan diperbarui seiring penyebaran data dari berbagai departemen terkait.
Kepala Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal, Dharma Raj Upreti, menyatakan bahwa dana sekitar US$52,6 juta atau setara Rp925 miliar akan dibutuhkan dalam empat bulan pertama pemulihan. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun kembali jalan, menyiapkan tempat penampungan sementara, menyediakan air bersih, serta memulihkan pasokan listrik di daerah terdampak.
Sebanyak 7.500 rumah dilaporkan hancur total, sementara sekitar 20.000 unit perlu dibangun kembali sebagai bagian dari program rekonstruksi jangka panjang. Bencana ini dipicu oleh longsoran gletser yang mengakibatkan aliran es, batu, dan lumpur menghantam Sungai Trishuli, menghancurkan sejumlah kota dan desa di sekitarnya.
Korban jiwa telah mencapai lebih dari 1.250 orang, sementara jumlah orang yang masih dinyatakan hilang mencapai lebih dari 4.200. Ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat aman, menghadapi kondisi kemanusiaan yang kritis. Pemerintah kini fokus pada penilaian mendalam untuk menentukan skala dan prioritas pemulihan secara menyeluruh.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

