Bantuan Pemerintah untuk Pemda Dipastikan Berlanjut hingga 2027
Pemerintah memastikan alokasi bantuan dan insentif fiskal bagi pemerintah daerah tetap tersedia di tahun anggaran 2027 dengan anggaran total Rp2 triliun.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 22x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan secara tegas bahwa bantuan pemerintah kepada pemerintah daerah (Pemda) akan tetap dilanjutkan pada tahun anggaran 2027. Keputusan ini ditegaskan setelah ia melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai pelaksanaan program apresiasi bagi daerah berprestasi yang berbasis kompetisi antardaerah. Ia menegaskan bahwa instruksi Presiden jelas: insentif fiskal untuk daerah tetap ada, tanpa pengurangan atau penghentian.
Dalam keterangannya, Tito menyampaikan bahwa anggaran sebesar Rp2 triliun telah dipersiapkan untuk tahun 2027, yang terdiri atas dua komponen utama. Sejumlah Rp1 triliun dialokasikan sebagai bantuan pemerintah langsung kepada Pemda, sementara Rp1 triliun lainnya disiapkan sebagai insentif fiskal dari Kementerian Keuangan. Meski anggaran telah disiapkan, teknis pelaksanaan dan mekanisme penyaluran masih dalam proses finalisasi untuk memastikan efektivitas dan akuntabilitas.
Pada tahun 2026, Kemendagri telah melaksanakan rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi secara bertahap dalam tiga gelombang, masing-masing melibatkan enam wilayah regional. Penilaian dilakukan berdasarkan kategori kinerja yang berbeda tiap gelombang, seperti penanganan inflasi, pengelolaan sampah, penurunan angka kemiskinan, dan penurunan stunting. Gelombang pertama mengusung empat kategori utama: penurunan pengangguran, inovasi pembiayaan kreatif, pengendalian inflasi, serta penanggulangan kemiskinan dan stunting.
Para pemenang dari setiap kategori mendapatkan bantuan pemerintah sesuai peringkat. Juara pertama menerima Rp3 miliar, juara kedua Rp2 miliar, dan juara ketiga Rp1 miliar. Dengan pelaksanaan tiga gelombang, penilaian masih dalam tahap akhir, dan pemberian bantuan untuk gelombang ketiga akan segera dilakukan. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kinerja daerah melalui insentif berbasis kinerja.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

