Barantin Dorong 1.000 UMKM Sulteng Masuk Pasar Global
Barantin mempercepat transformasi UMKM Sulawesi Tengah menuju ekspor melalui gerakan 1.000 pelaku usaha dan klinik ekspor yang mendukung standar internasional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 15.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Barantin resmi meluncurkan inisiatif strategis bertajuk Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor di Sulawesi Tengah, bertujuan memperkuat kapasitas UMKM mikro dan kecil agar mampu bersaing di pasar global. Kegiatan ini dilangsungkan di Palu dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan kementerian terkait, sebagai bentuk sinergi dalam mempercepat ekspor produk lokal.
Kegiatan deklarasi menjadi langkah awal dari transformasi peran Barantin yang kini tidak hanya fokus pada pengawasan karantina, tetapi juga pendampingan produktif sejak hulu hingga ekspor. Kepala Barantin menegaskan bahwa keberhasilan ekspor tidak hanya ditentukan oleh potensi komoditas, tetapi juga oleh pemenuhan standar kesehatan, keamanan, ketertelusuran, dan persyaratan teknis negara tujuan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Barantin meluncurkan program klinik ekspor sebagai wadah pendampingan langsung kepada pelaku usaha. Melalui klinik ini, pelaku usaha dibimbing memenuhi standar karantina maupun ekspor yang ditetapkan negara tujuan. Kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM turut dilakukan untuk menopang aspek manajemen, pemberdayaan, serta akses pendanaan.
Hasil nyata dari upaya ini sudah terlihat, khususnya dalam ekspor durian beku asal Sulawesi Tengah ke China. Hingga Agustus 2026, volume ekspor mencapai 8.377 ton dengan nilai sebesar Rp871 miliar. Data ini menjadi bukti bahwa produk lokal dapat bersaing secara global jika didukung sistem pendampingan yang tepat dan berkelanjutan.
Barantin menegaskan bahwa tujuan jangka panjangnya adalah memperluas keragaman produk ekspor dari Sulteng, baik dari sektor hortikultura, perikanan, maupun peternakan. Dengan pendekatan berbasis rantai produksi, lembaga ini berkomitmen membangun ekosistem ekspor yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kontribusi daerah terhadap pendapatan negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

MNC University Edukasi Generasi Muda soal Pajak Digital
Seminar ‘Smart Tax for Digital Workers’ diikuti 67 peserta dari mahasiswa dan calon mahasiswa akuntansi, fokus pada pemahaman sistem perpajakan modern dan kewajiban pekerja digital.
28 September 2026

APBN sebagai Pelindung Ekonomi dari Guncangan Global
Pemerintah menegaskan peran APBN sebagai peredam risiko eksternal dengan kebijakan fiskal yang adaptif, disiplin, dan berkelanjutan.
28 September 2026

Indonesia Ekspor Vaksin Hewan ke Afrika untuk Pertama Kalinya
Vaksin hewan buatan dalam negeri berhasil diekspor ke empat negara di Afrika, menandai pencapaian signifikan dalam kapasitas industri kesehatan hewan nasional.
28 September 2026

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Ekonomi Berdaulat
Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 menekankan pentingnya infrastruktur digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan inklusif di seluruh wilayah Indonesia.
28 September 2026
Berita Lainnya

Pengacara Muda Asal Muna Barat Pilih Berpolitik di Partai Rakyat Indonesia
Senin, 28 September 2026, 16.20 WITA

Minum Minuman Manis Harian Tingkatkan Risiko Kanker Lambung
Senin, 28 September 2026, 15.46 WITA

Sidang PHPU Pilpres 2024 Lanjut, Pembuktian Ijazah Gibran Digelar 30 September 2026
Senin, 28 September 2026, 15.46 WITA

Kalapas Cibinong Akui Perintahkan Pemindahan Barang Temuan Ombudsman
Senin, 28 September 2026, 15.46 WITA

Ombudsman Absen Rapat DPR Soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
Senin, 28 September 2026, 15.44 WITA

Makassar Tumbuh 7,04%, Fraksi PKS Apresiasi Kinerja Pemkot
Senin, 28 September 2026, 15.44 WITA

Dirjen PAS Bantah Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Sebut Milik Pejabat
Senin, 28 September 2026, 15.43 WITA

13 Bangunan Rumah Dinas Lapas Cibinong Tak Terdaftar di Sistem Negara
Senin, 28 September 2026, 15.43 WITA

