Basarnas Perpanjang Operasi SAR, Turunkan 12 Penyelam Baru untuk Cari Korban KM Virgo 8
Operasi pencarian korban KM Virgo 8 diperpanjang hingga tujuh hari ke depan, dengan penambahan 12 penyelam dari tim khusus dan mitra, menyusul belum ditemukannya 126 orang dari total 243 penumpang.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban KM Virgo Transport 8 diperpanjang selama tujuh hari ke depan, menyusul belum ditemukannya 126 dari total 243 penumpang yang tercatat dalam manifes. Keputusan ini diambil setelah koordinasi intensif antara Basarnas, pihak pemilik kapal, dan tim salvage, serta menimbang kondisi lapangan dan potensi penyelamatan di bawah air. Perpanjangan operasi resmi diumumkan pada hari ketujuh, Sabtu malam, setelah tim gabungan belum menemukan korban baru dalam 24 jam terakhir.
Sebagai upaya memperkuat pendekatan pencarian bawah laut, Basarnas mengerahkan 12 penyelam tambahan yang berasal dari tim khusus Basarnas Special Group dan mitra operasional Jaya Dragon. Seluruh penyelam telah berangkat menuju Banjarmasin, tempat operasi koordinasi berlangsung, untuk bergabung dalam satu kapal operasional. Keberangkatan tim ini dilakukan untuk mendukung dan memperluas cakupan pencarian yang sebelumnya dilakukan oleh tim dari TNI Angkatan Laut.
Direktur Operasional Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, menegaskan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan secara intensif sambil menunggu keputusan final dari tim salvage mengenai langkah pengangkatan bangkai kapal. “Kami tetap berkomitmen melakukan pencarian bawah air secara maksimal, sekaligus menunggu arahan teknis dari tim pengangkatan bangkai agar operasi dapat berjalan secara terpadu dan aman,” ujarnya dalam konferensi pers.
Hingga pukul 21.00 Wita pada Sabtu, Basarnas telah mengonfirmasi 117 korban ditemukan—108 orang selamat dan sembilan meninggal dunia. Kapal yang berangkat dari Surabaya pada 12 September 2026 menuju Banjarmasin mengalami cuaca buruk dan kehilangan kontak pada 13 September pukul 02.00 Wita. Bangkai kapal ditemukan dalam posisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada hari yang sama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tim Bangladesh Dijemput Suporter Antusias Sebelum Laga FIFA ASEAN Cup
Timnas Bangladesh tiba di Indonesia dengan suasana meriah, disambut massa pendukung yang memadati area bus, sebelum memulai laga pertama di grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
20 September 2026

Surabaya Raih Tiga Penghargaan Nasional dalam Satu Malam
Pemerintah Kota Surabaya meraih tiga penghargaan utama dalam ajang apresiasi pemerintah daerah regional Jawa-Bali, mengakui keberhasilan program perumahan, sampah, dan kesehatan berbasis kolaborasi masyarakat.
20 September 2026

Klungkung Tuntaskan Stunting, Perkuat Kesehatan di Kepulauan
Pemerintah Kabupaten Klungkung berhasil turunkan stunting dari 19,4% menjadi 4,8% lewat inovasi layanan kesehatan terintegrasi dan akses darurat berbasis digital.
20 September 2026

RSUD Kota Bogor Genjot Pelayanan di Usia 12 Tahun
Dalam peringatan HUT ke-12, DPRD dan Pemkot Bogor dorong peningkatan kualitas layanan kesehatan, termasuk peluncuran call center 24 jam dan kolaborasi program pencegahan.
20 September 2026
Berita Lainnya

Nepal Ajukan Klaim US$20 Juta ke PBB Akibat Bencana Iklim
Minggu, 20 September 2026, 15.26 WITA

Salju di Papua Akan Lenyap pada 2027, Tanda Kehilangan Spiritual dan Keberlanjutan
Minggu, 20 September 2026, 15.26 WITA

Perempuan Lebih Rentan Migrain karena Fluktuasi Hormon
Minggu, 20 September 2026, 15.26 WITA

Penempatan Manajer Kopdes Merah Putih Terlambat, Pekerjaan dan Harapan Terancam Gagal
Minggu, 20 September 2026, 15.26 WITA

Saudi Gagalkan Rudal Houthi ke Riyadh, Bandara Terdampak
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

Iran Kuatkan Jaringan Milisi di Timur Tengah
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

Tung Chee Hwa Diberi Penghormatan Terakhir di Hong Kong
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

FPCI Gelar Forum Global 2026, Dorong Reorientasi Dunia
Minggu, 20 September 2026, 15.25 WITA

