Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Basarnas Perpanjang Operasi SAR, Turunkan 12 Penyelam Baru untuk Cari Korban KM Virgo 8

Operasi pencarian korban KM Virgo 8 diperpanjang hingga tujuh hari ke depan, dengan penambahan 12 penyelam dari tim khusus dan mitra, menyusul belum ditemukannya 126 orang dari total 243 penumpang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Basarnas Perpanjang Operasi SAR, Turunkan 12 Penyelam Baru untuk Cari Korban KM Virgo 8📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban KM Virgo Transport 8 diperpanjang selama tujuh hari ke depan, menyusul belum ditemukannya 126 dari total 243 penumpang yang tercatat dalam manifes. Keputusan ini diambil setelah koordinasi intensif antara Basarnas, pihak pemilik kapal, dan tim salvage, serta menimbang kondisi lapangan dan potensi penyelamatan di bawah air. Perpanjangan operasi resmi diumumkan pada hari ketujuh, Sabtu malam, setelah tim gabungan belum menemukan korban baru dalam 24 jam terakhir.

Sebagai upaya memperkuat pendekatan pencarian bawah laut, Basarnas mengerahkan 12 penyelam tambahan yang berasal dari tim khusus Basarnas Special Group dan mitra operasional Jaya Dragon. Seluruh penyelam telah berangkat menuju Banjarmasin, tempat operasi koordinasi berlangsung, untuk bergabung dalam satu kapal operasional. Keberangkatan tim ini dilakukan untuk mendukung dan memperluas cakupan pencarian yang sebelumnya dilakukan oleh tim dari TNI Angkatan Laut.

Direktur Operasional Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, menegaskan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan secara intensif sambil menunggu keputusan final dari tim salvage mengenai langkah pengangkatan bangkai kapal. “Kami tetap berkomitmen melakukan pencarian bawah air secara maksimal, sekaligus menunggu arahan teknis dari tim pengangkatan bangkai agar operasi dapat berjalan secara terpadu dan aman,” ujarnya dalam konferensi pers.

Hingga pukul 21.00 Wita pada Sabtu, Basarnas telah mengonfirmasi 117 korban ditemukan—108 orang selamat dan sembilan meninggal dunia. Kapal yang berangkat dari Surabaya pada 12 September 2026 menuju Banjarmasin mengalami cuaca buruk dan kehilangan kontak pada 13 September pukul 02.00 Wita. Bangkai kapal ditemukan dalam posisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada hari yang sama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya