Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BEI Perluas Komite HSC Dorong Tata Kelola Lebih Baik

BEI memperluas komposisi Komite HSC dengan melibatkan pihak independen dari industri, akademisi, dan investor asing untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas pengelolaan saham terkonsentrasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
BEI Perluas Komite HSC Dorong Tata Kelola Lebih Baik📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi melakukan pembaruan struktur Komite Kepemilikan Saham Terkonsentrasi (HSC) dengan menambahkan perwakilan independen dari berbagai lapisan pemangku kepentingan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan memastikan proses penetapan saham dalam indeks saham (IHSG) berjalan lebih objektif dan terbuka. Komite yang sebelumnya hanya diisi oleh anggota Self-Regulatory Organization (SRO) kini diperluas untuk mencerminkan keragaman perspektif dari dunia pasar modal, akademik, dan institusi keuangan global.

Dengan jumlah anggota kini mencapai sembilan orang, komposisi baru mencakup empat perwakilan dari SRO serta lima wajah baru dari luar institusi tersebut. Di antaranya adalah dua direksi bursa, satu direksi KPEI, satu direksi KSEI, serta tokoh dari sektor industri seperti Direktur Utama Mandiri Sekuritas dan UBS Sekuritas. Keterlibatan tokoh-tokoh ini diharapkan mampu membawa wawasan praktis dan pengalaman operasional yang relevan dalam pengambilan keputusan.

Selain itu, BEI juga mengundang akademisi dan pakar tata kelola perusahaan, termasuk Ketua Umum Dewan Pengurus KNKG Mardiasmo dan Eduardus Tandelilin, untuk memberikan masukan berbasis riset dan kebijakan. Di sisi lain, perwakilan dari investor asing dan pengelola dana portofolio berpengalaman lebih dari tiga dekade, seperti Chapman Taylor dari Capital Group, turut dilibatkan. Kehadiran mereka menekankan komitmen BEI terhadap standar global dalam pengelolaan pasar modal.

Direktur Utama BEI menegaskan bahwa perluasan komite bertujuan untuk memperkuat kepercayaan pasar dan memastikan keputusan yang diambil mencerminkan kepentingan berbagai pihak. Ia menilai kolaborasi lintas sektor akan meningkatkan kredibilitas output komite, terutama dalam menentukan kriteria saham yang masuk atau keluar dari indeks utama. Dengan struktur yang lebih inklusif, BEI berharap dapat menjadi pusat pasar modal yang lebih transparan, akuntabel, dan menarik bagi investor domestik maupun internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya