Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BEI Siap Sampaikan Bukti Reformasi ke MSCI

BEI menyiapkan klarifikasi menyusul usulan reklasifikasi pasar saham Indonesia ke kategori standalone oleh MSCI, dengan menekankan bukti konkret reformasi transparansi, integritas, dan likuiditas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 17.52 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 45x dibuka
BEI Siap Sampaikan Bukti Reformasi ke MSCI📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempersiapkan penyampaian bukti nyata terkait serangkaian reformasi pasar modal dalam upaya klarifikasi terhadap usulan reklasifikasi pasar saham nasional menjadi standalone market oleh penyedia indeks global MSCI. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap masa konsultasi yang dibuka oleh MSCI, yang memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar internasional. BEI menegaskan bahwa dialog ini akan didasarkan pada data faktual dan kinerja riil dari perbaikan sistemik yang telah dilakukan.

Direktur Pengembangan BEI menegaskan bahwa proses klarifikasi akan menyoroti efektivitas reformasi yang telah berjalan secara konsisten. Pihaknya akan menyampaikan bukti nyata terkait peningkatan transparansi, penegakan integritas pasar, serta peningkatan likuiditas yang terukur. Penekanan khusus diberikan pada kebijakan baru yang memperketat keterbukaan informasi, termasuk wajibnya pengungkapan kepemilikan saham di atas ambang batas 1%, jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya yang berlaku pada 5%.

Selain itu, BEI telah memperluas klasifikasi data tipe investor dari semula 9 kategori menjadi 39 kategori, sehingga memberikan gambaran yang lebih akurat dan mendalam mengenai struktur pemegang saham. Peningkatan granularitas ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan investor global terhadap pasar modal Indonesia. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan kualitas pasar yang sesuai standar internasional.

BEI menilai bahwa keberlanjutan reformasi harus ditunjukkan melalui indikator kinerja yang dapat diukur dan diperiksa secara objektif. Dengan menyajikan data yang terverifikasi, pihaknya berharap dapat menghilangkan persepsi negatif yang muncul akibat wacana pengubahan kategori pasar oleh MSCI. Tujuan utamanya adalah menjaga posisi Indonesia sebagai pasar yang terbuka, transparan, dan menarik bagi investasi global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya