Beras Subsidi Berubah Warna Jadi Biru, Diberi Nama Baru
Pemerintah resmi meluncurkan beras subsidi dengan nama baru Beras Kita dan kemasan biru, tetap menjaga harga serta kualitas, mulai 20 Oktober 2026.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 15.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Koordinator Bidang Pangan resmi mengumumkan perubahan identitas produk beras subsidi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Produk tersebut kini dikenal sebagai Beras Kita, dengan kemasan berwarna biru yang menjadi simbol kemenangan menurut Menteri Koordinator Zulkifli Hasan. Ia menyatakan keputusan ini sudah disetujui secara langsung, menilai warna biru sebagai representasi optimisme dan keberhasilan dalam memastikan ketahanan pangan nasional.
Nama baru ini tidak hanya menggantikan SPHP secara formal, tetapi juga menjadi bagian dari strategi identitas pangan nasional yang lebih konsisten. Selain Beras Kita Medium, pemerintah juga memperkenalkan varian premium dengan label yang sama, mengikuti pola penamaan seperti Gula Manis Kita dan Minyakita. Kata 'Kita' sendiri merupakan singkatan dari Keluarga Indonesia Sejahtera, menekankan nilai kebersamaan dan keterlibatan masyarakat dalam keberlangsungan pangan.
Perubahan ini tidak hanya terjadi pada tampilan luar. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa peningkatan kualitas beras dan layanan distribusi menjadi prioritas utama. Kemasan baru dirancang lebih menarik secara visual agar lebih kompetitif di pasar tradisional maupun modern. Meski demikian, label SPHP tetap tercantum di bagian bawah kemasan, meski dalam ukuran lebih kecil, sebagai bentuk transparansi terhadap program pemerintah.
Peluncuran Beras Kita dijadwalkan pada 20 Oktober 2026, bertepatan dengan awal tahun ketiga masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Perubahan tidak bersifat instan, sehingga stok kemasan lama seperti Befood dan Punokawan tetap berlaku hingga habis. Proses transisi dilakukan secara bertahap untuk mencegah pemborosan dan memastikan kelancaran pasokan tanpa gangguan. Harga jual produk tetap tidak berubah, baik untuk versi medium maupun premium.
Tujuan utama dari transformasi ini adalah menciptakan citra pangan negara yang lebih modern, mudah dikenali, dan dapat bersaing dengan produk swasta tanpa mengorbankan kualitas atau aksesibilitas. Dengan nama dan desain baru, pemerintah berharap masyarakat lebih percaya diri dan merasa terlibat dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


