Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bio Farma Diperkuat Fokus Riset Vaksin Lokal

BP BUMN dan Danantara dorong Bio Farma kembali ke mandat awal: kembangkan vaksin sendiri dan ekspansi global melalui inovasi lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 15.20 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 4x dibuka
Bio Farma Diperkuat Fokus Riset Vaksin Lokal📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Bio Farma (Persero) kini tengah menjalani transformasi strategis untuk memperkuat peran sebagai pelaku riset dan pengembangan vaksin nasional. Dalam rapat koordinasi dengan jajaran direksi, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan pentingnya mengembalikan fokus perusahaan pada penciptaan produk kesehatan sendiri, bukan sekadar memproduksi vaksin milik pihak lain. Ia menekankan bahwa mandat awal Bio Farma justru berada di bidang inovasi dan produksi vaksin dalam negeri, yang seiring waktu sempat tergeser.

Transformasi ini dibarengi langkah konkret untuk memperluas pasar produk kesehatan hasil inovasi lokal ke tingkat internasional. Dalam dua tahun terakhir, teknologi dan produk yang dikembangkan oleh Bio Farma telah mulai diterapkan di sejumlah negara Afrika, termasuk Senegal, Ghana, dan India. Ekspansi ini tidak hanya menunjukkan kualitas produk yang kompetitif, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai pasok kesehatan global.

Ke depan, fokus ekspansi akan lebih diperluas ke wilayah Afrika, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional dan memperluas pengaruh industri farmasi Indonesia di pasar internasional. Dengan memperkuat kapasitas riset dan pengembangan, perusahaan diharapkan mampu menghasilkan inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan kesehatan global, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor produk vaksin.

Penguatan R&D di Bio Farma juga menjadi kunci dalam membangun kemandirian industri kesehatan nasional. Dengan menguasai teknologi produksi vaksin secara mandiri, Indonesia tidak hanya lebih siap menghadapi krisis kesehatan, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis bagi negara-negara berkembang dalam pengembangan produk kesehatan berbasis lokal. Tujuan akhirnya adalah menjadikan Indonesia pusat inovasi kesehatan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di kancah global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya